KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diwakili oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, PHD menerima Grup tari Danadyaksa Budaya – SMP Labschool Cibubur Jakarta Timur yang akan mengikuti international folklore festival and competition Grand Festival ‘Magic Bridges of Vienna & Prague’.

“Anak-anak indonesia sangat pandai dan yakin dapat memberikan yang terbaik dimata dunia. Saya belum pernah ke Wiena saat sekolah. Kalian harus bangga dan bawa nama besar bangsa Indonesia. Selamat berjuang tim Danadyaksa Budaya, semoga dapat meraih prestasi seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Farid saat “Gelar pamit tim Danadyaksa Budaya Indonesia-SMP Labschool Cibubur” sebelum keberangkatan ke Austria di Kemendikbud Jakarta, Senin (23/10/2017).

Kompetisi tari tingkat dunia yang diselenggarakan oleh Charitable Foundation The Festival Bridges akan berlangsung di kota Vienna, Austria dan Praha, Republik Ceko pada tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2017. Tim tari Danadyaksa ini terdiri dari 48 orang yang terdiri dari 34 orang penari, 7 orang pemain musik, 3 orang perwakilan guru, 2 orang pelatih tari, 1 orang pelatih musik, dan 1 orang grup leader. Kategori yang akan diikuti dalam kompetisi ini adalah kategori mix ensambles untuk usia 13-15 tahun.

Komposisi tari yang nantinya akan dibawakan oleh tim Danadyaksa Budaya adalah Tari Jathilan Mlaku dari Jawa Timur, Tari Rebana (Rentak Langkah Nak Gadis) dari Jambi, dan Tari Ratoh Jaroe dari Aceh pada festival yang akan diikuti oleh 11 negara dengan jumlah peserta kurang lebih 23 grup.

“SMP Labschool Cibubur senantiasa berkomitmen dengan slogan “The Truly Indonesia School” untuk berupaya berpartisipasi dalam menjaga dan memelihara budaya daerah dan tradisi Indonesia yang sangat kaya, beragam dan terkenal di mancanegara. Sehingga kita sebagai warga negara Indonesia turut serta berpartisipasi dalam mengharumkan nama Indonesia melalui budaya,” kata Kepala Sekolah SMP Labschool Cibubur Drs. H. Uswadin, M.Pd.

SMP Labschool Cibubur telah empat kali mengirimkan duta budaya melalui tim folklore Danadyaksa Budaya. Pada tahun 2011 saat kompetisi berlangsung di Turki kemudian pada tahun 2014 di St. Petersburg Rusia dengan meraih Juara 1 Grand Prix, di tahun 2015 saat duta budaya Indonesia itu berjaya di Catalonia, Spanyol dengan meraih Juara Grand Prix.

Aurellia salah seorang peserta tim tari menyatakan sangat antusias dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan tim tari SMP Labschool Cibubur.

“Saya ingin membawa tari tradisional Indonesia semakin dikenal di mata dunia,” kata siswa kelas 8 itu menuturkan usai bertemu dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.

Setelah pelakanaan festival dan kompetisi di Praha, tim Danadyaksa Budaya akan melakukan audiensi dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Praha pada tanggal 4 November 2017. (WAN)