KANALNEWS.co, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan pasca hujan lebat yang mengguyur kota Bandung dan sekitarnya pada Minggu Sore hingga Minggu malam terjadi 20 titik genangan banjir dan tol Cikampek KM 37 arah Jakarta.

Dua puluh titik yang tergenang banjir tersebut meliputi Jalan Pagarsih, Jalan Wastukancana, Jalan Lodaya, Jalan Pasirkoja, Jalan A. Yani, Jalan Sukagalih, Jalan Sudirman, Jalan Waringin (Pasar Andir), Jalan Laswi, Jalan Burangrang, Jalan Stasiun Timur, Jalan Kebon Jati, Stasiun Bandung, Jalan Caringin, Jalan Otista dan Jalan dr. Djundjunan. Jalan Kopo, Jalan Manado, Jalan Serayu, dan Rumah Sakit Cicendo.

“Banjir disebabkan beberapa sungai meluap seperti Sungai Citepus. Tinggi banjir sekitar 30-60 cm dengan arus yang kencang seperti yang terjadi di Jalan Wastukancana,” demikian cuitan twitter BNPB.

Sebagai dampak dari banjir itu, adalah beberapa pohon tumbang terjadi Jalan Manado, Jalan Kopo, Jalan Serayu, Jalan Otista dan juga terhambatnya arus Kereta dan penumpang di Stasiun Kereta Api Bandung.

“Kerugian yang ditimbulkan banjir dan pohon tumbang di Kota Bandung adalah 2 unit mobil rusak berat, beberapa rumah rusak sedang, satu bangunan rusak sedang, arsip pasien di RS Cicendo rusak berat dan operasional kereta api terhambat selama dua jam dan menghanyutkan perabotan rumah,” kata BNPB.

Hingga Minggu (13/11/2016) pukul 22.00 Wib banjir di Kota Bandung berangsur-angsur surut dan situasi banjir di Stasiun KA Bandung sudah mulai surut dan sudah staiun mulai bisa beroperasi kembali.

Begitu juga dengan situasi keadaan RS Cicendo yang sekarang sudah dibersihkan dari genangan air dan sudah beroperasi kembali secara normal. Situasi jalan raya di sekitar titik banjir Kota Bandung sudah lancar kecuali di Jalan Otista karena masih pembersihan pohon dan tiang listrik yang tumbang karena angin kencang.

“BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat,” demikian BNPB. (Setiawan)