KANALNEWS.co, Tapanuli Utara – Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, menerima rombongan Komisi V DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada tanggal 20-21 Oktober 2017.
Bupati Nikson Nababan menyampaikan, pengembangan infrstruktur berupa pembangunan jalan sudah sangat ditunggu-tungu oleh warga masayarakat di Tapanuli Utara. Oleh karena itu dia minta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kem. PUPR) membanung jalan alternative tesebut.
“Pembangunan jalan ini sangat mendesak. Jalan alternatif menjadi jawaban antisipasi kemacetan di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di depan Pasar Siborongborong,” kata Nikson.
Nikson menyampaikan bahwa pembangunan jalan alternatif Siborongborong yang berlokasi di Dusun Situri-turi, Desa Lobu Siregar II, Kecamatan Siborongborog, perlu untuk segera dilaksanakan.
Terkait kebutuhan pembangunan jalan alternatif, Nikson mengatakan warga sekitar sudah bersedia menghibahkan tanah.
“Jalan yang diajukan dibangun sepanjang 6 km yang melintasi Desa Sitabotabo – Desa Sitabotabo Toruan – Desa Lobu Siregar II dan bahu jalan selebar 12 meter,” ujar Nikson Nababan.
Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Sigit Sosiantomo melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara sejak tanggal 20-21 Oktober 2017.
Menanggapi hal di atas, Paul Ames Halomoan, Kepala BBPJN II Medan, ketika mendampingi rombongan Komisi V DPR RI, mengatakan, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan alternatif Siborongborong sudah dikerjakan sepanjang 6 km dan masih ada 6 km lagi yang belum dibebaskan.
Diinformasikan, kemacetan yang terjadi di Jalinsum Pasar Siborongborong bila aktivitas pasar memuncak, yakni setiap Senin sore dan Selasa dapat terjadi hingga berjam-jam terutama pada saat jelang liburan dan hari raya seperti Natal dan Idul Fitri. (mulkani)







































