KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda pada Minggu 30 Oktober menggelar Festival Band Indie Pemuda Tahun 2016 yang berlangsung di dua kota Jakarta dan Surabaya.

Indie yang berasal dari kata independent yang berarti merdeka, berdiri sendiri, berjiwa bebas, dan tidak bergantung. Indie adalah karya-karya mereka berada di luar mainstreem atau berbeda dengan corak lagu yang sedang laris di pasaran dengan merekam dan memasarkan sendiri lagu-lagu mereka. Biasanya band-band ini memiliki lagu-lagu yang bisa diterima pasar, namun dalam penggarapan album, mereka tidak melibatkan major label atau perusahaan rekaman yang telah memiliki nama

“Kemenpora hadir dimanapun dan pada kesempatan apapun yang menghadirkan kreatifitas anak muda. Festival ini berkaitan dengan musik. Ini salah satu bukti kehadiran pemerintah pada setiap kesempatan untuk seluruh pemuda kreatif di seluruh Indonesia ,” kata Plt Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah di Kemang Jakarta Selatan. Minggu, 30 Oktober 2016.

Menurutnya, festival band ini bertujuan untuk mengorganisir anak-anak muda berbakat yang berkiprah dibidang musik dan jumlahnya cukup banyak di kota besar bahkan indie punya komunitas sendiri. Selain festival musik, Deputi Pemberdayaan Pemuda juga menggelar festival film, fashion, tekhnologi dan juga bidang kreatifitas lainnya yang melibatkan anak muda kreatif.

“Banyak band berkualitas yang hadir dalam festival indie ini. Kita memberdayakan musisi indie agar dapat diterima dengan baik di masyarakat,” jelas Faisal.

Hal senada juga diungkapkan oleh Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda Eny Budi Sri Haryani yang mengatakan festival band indie dimaksudkan untuk menyalurkan bakat anak-anak muda kreatif dibidang musik yang belum mendapatkan tempat terbaik di dunia musik Indonesia, meski pendaftaran band membludak namun untuk tahun ini pihaknya membatasi jumlah peserta maksimal 30 band.

“Banyak band berkualitas yang hadir dalam festival indie ini dan juga band-band lain yang ingin ikut. Tapi untuk saat ini kami hanya membatasi 30 peserta dulu, tapi saya pastikan festival ini akan terus berlanjut dengan band dan kota yang lebih banyak lagi,” kata Eny.

Dari 30 band peserta baik di Jakarta maupun di Surabaya akan diambil masing-masing tiga pemenang. Pemenang nantinya akan digodok di Kandang Jurang Doang untuk mendapat pembekalan dari mentor musisi terbaik Indonesia. Para musisi yang akan memberikan pembekalan itu diantaranya Musisi papan atas diantaranya Anang Hermansyah, Dik Doang, Bens Leo dan Label Nagaswara serta musisi lainnya.

“Setelah pembekalan selama seharian, nanti kita akan lihat perfomance mereka didepan Menpora dan para undangan lainnya pada puncak Bank Musik di Taman Mini Indonesia Indah tanggal 1 November malam,” demikian Eny. (Herwan)