KANALNEWS.co – Sukabumi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat H-6 Lebaran 2013 sebanyak 53.165 kendaraan melintasi jalur mudik daerah itu, baik yang masuk maupun keluar.

“Ada peningkatan arus kendaraan menuju Sukabumi. Namun, arus lalu lintas atau volume kendaraan menurun sekitar 2,62 persen dibandingkan dengan H-7 kemarin karena truk besar, seperti kontainer dan trailer atau truk selain pengangkut kebutuhan pokok masyarakat sudah dilarang beroperasi,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi Ahmad Riyadi, Sabtu (3/8/2013).

Menurut Ahmad Riyadi, dari pemantau arus kendaraan di posko mudik yang ada di wilayah Benda, Kecamatan Cicurug ada peningkatan jumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Sukabumi sebesar 16,4 persen.

Banyaknya kendaraan pribadi yang masuk, kata dia, karena Sukabumi merupakan daerah tujuan mudik Lebaran walaupun yang mudik dari Sukabumi arah Bogor atau Jagorawi relatif cukup banyak.

Lebih lanjut, untuk jumlah truk besar yang melintas jalur mudik Sukabumi sudah menurun hingga 30 persen walaupun masih ada beberapa truk yang lewat itu hanya diizinkan untuk truk pengangkut kebutuhan pokok masyarakat saja.

Untuk menghindari kemacetan panjang di lokasi rawan macet pihaknya sudah menempatkan petugas pengatur lalu lintas yang berkerja sama dengan Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Sukabumi. Adapun anggota Dishubkominfo yang dikerahkan sebanyak 250 orang.

“Dari pantauan kami sampai siang ini arus lalu lintas dari arah Jagorawi menuju Sukabumi sebanyak 27.151 kendaraan dan sebaliknya dari arah Sukabumi menuju Jagorawi sebanyak 24.258 kendaraan, baik roda dua maupun lebih,” tambahnya.

Diprediksi arus mudik Lebaran tahun ini puncaknya mulai terjadi pada H-5 Idulfitri 1434 Hijriah dan diperkirakan jumlah kendaraan yang masuk ke Sukabumi akan terus meningkat, apalagi jika arus di Puncak, Bogor, macet total atau terjadi penumpukan kendaraan.

Seperti pada tahun lalu, jalur mudik Sukabumi dijadikan jalur alternatif oleh para pemudik dengan tujuan Bandung maupun daerah Priangan Timur, Jabar, dan Jawa Tengah jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan di Tol Jagorawi arah Puncak.

“Maka, kami terus mengoptimalkan petugas dan menambah rambu lalu lintas di daerah rawan macet dan kecelakaan di sepanjang jalur mudik,” Riyadi.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Zainul Arifin mengatakan bahwa ada enam lokasi rawan macet dan kecelakaan lalu lintas di lintasan Kabupaten Sukabumi.

“Keenam titik lokasi rawan macet dan laka lantas itu adalah wilayah Jalur Bangkongreang Cicurug, Jalur Bojongkokosan Parungkuda, Jalur Leuwiorok-Gawir Luhur Parungkuda, Jalur Karangtengah Cibadak, Jalur Alternatif Cikidang Palabuhanratu, dan Jalan Raya Citepus Palabuhanratu,” kata Zainul. (Setiawan Hadi/antara)