
Kanalnews.co, JAKARTA — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempromosikan 5 Destinasi Super Prioritas serta memperkukuh awareness terhadap brand Wonderful Indonesia di pasar Tiongkok dalam agenda Indonesia Fair 2024 pada Sabtu, (17/8/2024) di Beijing.
Kegiatan yang digelar dalam rangka merayakan momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT) ke-79 tersebut, diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing dengan tajuk “The Ultimate Melting Pot of Indonesia”
Dalam agenda tersebut, Kemenparekraf bersama salah satu mitra Co-Branding Wonderful Indonesia yakni, Rumah Atsiri Indonesia (RAI) mengikuti pameran dengan menggelar workshop produk ramuan Indonesia’s ethnic, distribusi bahan promosi pariwisata, dan pelayanan informasi.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan bahwa pada tahun 2023 wisman Tiongkok telah berkontribusi sebanyak 787.924 kunjungan. Menurutnya, kunjungan tersebut naik sebesar 365,19 persen dari tahun 2022. Sedangkan kunjungan wisman Tiongkok di tahun 2024, diharapkan naik mencapai 1.563.679 kunjungan.
“Partisipasi pada kegiatan Indonesia Fair 2024 ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisman Tiongkok ke Indonesia dan ikut berkontribusi dalam pencapaian target 14,3 juta wisman untuk tahun 2024,” ujar Menteri Sandiaga, dalam keteranganya pada Senin, (19/8/2024), dilansir dari siaran pers Kemenparekraf.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, Raden Wisnu Sindhutrisno, menyebut bahwa kontribusi pada Indonesia Fair 2024 dilakukan untuk meningkatkan awareness terhadap Wonderful Indonesia serta sustainable tourism di kalangan wisman Tiongkok.
“Event ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata di lima destinasi super prioritas. Sehingga, visitor yang diantaranya merupakan pejabat negara perwakilan (korps diplomatik), warga lokal, masyarakat internasional, dan diaspora Indonesia dapat turut menyebarkan informasi mengenai destinasi wisata dengan konsep hijau dan berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Wisnu.
Tidak hanya itu, Wisnu juga berharap partisipasi tersebut dapat menghasilkan liputan media melalui platform sosial media Tiongkok, Kuaishou, dari para influencer dan Key Opinion Leader (KOL) yang turut hadir menjadi peserta pameran. (aof)



































