Foto: Dok. Kemensetneg

 

 

 

 

 

Kanalnews.co, JAKARTA — Presiden Joko Widodo meluncurkan fasilitas Golden Visa Indonesia pada Kamis, (25/2024) di Hotel Raffles, Jakarta.
Presiden, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan fasilitas tersebut, pihaknya mengundang warga dunia untuk berinvestasi dan berkarya di Indonesia.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Golden Visa Indonesia hari ini saya luncurkan dan saya mengundang warga dunia untuk datang berinvestasi dan berkarya di negara kita Indonesia,” ujar Presiden, dilansir dari siaran pers Kemensetneg RI.

Presiden Jokowi meyakini potensi besar Indonesia bagi investasi global. Menurutnya, terdapat beberapa hal yang menjadikan Indonesia sebagai tujuan investor dan talenta global seperti pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik yang baik, serta bonus demografi dan sumber daya alam yang besar.

“Semua itu akan memberi multiplayer effect besar buat negara, mulai dari capital gain, kesempatan kerja, transfer teknologi, peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia), dan lain-lain,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa peluncuran layanan Golden Visa ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi warga negara asing (WNA) baik dalam berinvestasi maupun berkarya. Diharapkan fasilitas tersebut dapat menarik antusiasme investor dan talenta global yang berkualitas.

“Tapi ingat hanya untuk good quality travelers sehingga harus benar-benar selektif, benar-benar diseleksi, harus benar-benar dilihat kontribusinya, jangan sampai justru meloloskan orang-orang yang membahayakan keamanan negara, meloloskan orang-orang yang tidak memberi manfaat secara nasional,” ungkap Presiden.

Presiden menegaskan sosialisasi fasilitas Golden Visa Indonesia perlu diadakan secara masif guna menjangkau investor maupun global talenta. Ia juga menghimbau agar para duta besar negara sahabat untuk meneruskan informasi tersebut ke masyarakat masing-masing negara asal.

“Untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan menjadi perekat persahabatan antar negara,” kata Presiden.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan Golden Visa kepada pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae Yong.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Silmy Karim. Selain itu juga hadir para duta besar dan perwakilan negara sahabat, para pimpinan lembaga tinggi negara, serta para Menteri Kabinet Indonesia Maju. (aof)