Foto dok Satgas Covid-19

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Kementerian Kesehatan meluruskan Indonesia belum memasukki gelombang ketiga lonjakan penyebaran kasus Covid-19. Sebab, untuk menentukan hal itu tak mudah.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada kekeliruan dalam pemberitaan yang menyebut Indonesia sudah masuk gelombang ketiga. Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa Indonesia sudah resmi memasukki gelombang ketiga di salah satu media online.

“Kalau resmi pasti ada rilis resmi dari Kemkes (Kementerian Kesehatan),” kata dia saat dihubungi.

Namun begitu, Nadia menyebut bisa saja Indonesia memasukki gelombang ketiga jika data memenuhi kriteria. Untuk melihat apakah Indonesia akan masuk gelombang ketiga atau tidak, tak bisa dilihat dari penambahan kasus dalam 10 hari saja.

“Tapi tentunya kita masih perlu melihat perkembangan lebih lanjut mengingat penambahan kasus baru 10 hari,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah memperkirakan puncak kasus Covid-19 varian Omicron berpotensi menyebabkan penularan kasus yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan varian Delta. Namun ia menyebut kasus Omicron cepat naik, tapi juga cepat juga turun. (ads)