Foto Antara

Kanalnews.co, JAKARTA– Menurunnya kasus Covid-19 membuat manajemen Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta menutup tower 4 dan 7. Kebijakan ini dilakukan mengingat pasien yang dirawat menurun.

Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego menjelaskan penutupan dua tower tersebut karena pasien yang dirawat tak terlalu banyak. Pemilihan dua tower yang ditutup tersebut karena berada di sisi paling luar.

“Sekarang yang difungsikan 5 dan 6 ya,” ujarnya.

Ia menyebut saat ini pasien yang dirawat sekitar 450 pasien Covid-19 yang ada di tower 4 dan 7 tersebut. Penutupan akan dilakukan pekan depan.

“Sementara tower 5 dan 6 ini tempatnya ruang intensive care-nya, sehingga kita tetap akan membuka ya. Saat ini perkembangan pasien Covid-19 juga sangat menurun sekali. Setiap hari rata-rata penurunan 150 sampai 200 pasien,” katanya.

Berdasarkan data, ada 971 pasien terpapar Covid-19 yang masih menjalani rawat inap di Wisma Atlet per pukul 20.00 WIB, Kamis (18/3). Rinciannya, 506 pasien pria dan 465 pasien wanita.

Dengan total kamar 9.289 buah di Wisma atlet, maka tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) Wisma Atlet saat ini 10,45 persen. Artinya, masih di bawah ambang batas aman yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebesar 60 persen. (ads)