
Kanalnews.co, JAKARTA– Dr Terawan Agus Putranto akhirnya angkat bicara terkait pemecatan dirinya sebagai anggota IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Apa katanya?
Sebelumnya, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merekomendasikan pemberhentian Terawan dari keanggotaan IDI, dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat (25/3). Rencana pemecatan tersebut sontak menimbulkan polemik.
Mantan Tenaga Ahli Terawan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Andi, mengungkapkan dr Terawan tetap bangga pernah menjadi bagian IDI. Ia meminta kasus ini tak sampai menimbulkan kegaduhan.
“Pak Terawan menghimbau, teman-teman sejawat dan yang lain agar bisa menahan diri untuk tidak menimbulkan kekisruhan publik, karena kita masih menghadapi pandemic COVID -19. Kasian masyarakat dan saudara-saudara sejawat yang di daerah, puskesmas, Rumah sakit dll. ikut terganggu,” ujar Andi menyampaikan pesan Terawan.
“Sampai hari ini saya masih sangat bangga dan merasa terhormat berhimpun disana (IDI). Teman sejawat itu seperti saudara kandung, jadi saya menyayangi semua saudara saya di sana (IDI),” katanya.
“Saya sudah disumpah akan selalu membaktikan hidup saya guna perikemanusiaan, mengutamakan kesehatan pasien dan kepentingan masyarakat,” ujar Andi, menirukan Terawan.
“Biarkanlah saudara-saudara saya yang memutuskan. Apakah saya masih boleh nginep di rumah atau diusir ke jalan,” katanya. (ads)




































