
Kanalnews.co, JAKARTA– Bupati Kolaka Timur Abdul Azis membantah dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Ketua Komisi KPK Budi Prasetyo menyebut Abdul Azis tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Memang Bupati sedang tidak di tempat,” kata Setyo.
Namun dari OTT tersebut, KPK menangkap beberapa pihak swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Tapi, ada beberapa pihak (swasta & PNS) yang diamankan. Penjelasan awal KPK hanya membenarkan adanya OTT, belum menyebutkan orang yang terlibat,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Abdul Azis membantah dirinya telah ditangkap KPK. Ia mengaku sedang berada di Makasssar untuk mengikuti rakernas partainya, NasDem.
OTT KPK tersebut berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan rumah sakit. Ada tiga lokasi yang menjadi kegiatan OTT kali ini, yaitu Sulawesi Tenggara, Jakarta, dan Sulawesi Selatan. (pht)


































