Kanalnews.co, SURABAYA– Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermitra dengan Komunitas Begandring Surabaya, menggelar pengabdian kepada masyarakat (abdimas) penulisan sejarah yang bertujuan untuk melestarikan dan mendokumentasikan cerita-cerita sejarah lokal melalui pendekatan jurnalistik dan kolaboratif. Abdimas ini melibatkan dosen, mahasiswa serta anggota komunitas yang memiliki kepedulian terhadap sejarah dan dilaksanakan di Lodji Besar, Peneleh, Surabaya, 27 Oktober 2024.
Dalam sambutannya, Rojil Nugroho Bayu Aji selaku ketua Abdimas menyampaikan penulisan sejarah lokal melalui pendekatan jurnalistik populer merupakan hal yang sangat penting untuk memasyarakatkan sejarah.
“Penulisan sejarah lokal tentang Surabaya memiliki peran besar dalam memperkaya khazanah sejarah Indonesia yang lebih luas. Kolaborasi antara akademisi dan komunitas seperti Begandring adalah langkah yang sangat baik untuk melestarikan memori kolektif, cerita dan pandangan masyarakat tentang sejarah serta lokalitas yang ada di Surabaya,” ujarnya.
Komunitas Begandring, yang dikenal dengan kegiatan mengumpulkan, mendokumentasikan cerita-cerita sejarah lokal di Surabaya dan menampilkan drama sejarah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai sejarah kepada masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, diharapkan penulisan sejarah yang dihasilkan dalam bentuk buku tidak hanya akurat secara faktual, tetapi juga mampu diterima oleh masyarakat,” kata Zaki Yamani, ketua komunitas Begandring.
Ke depannya, Unesa dan Komunitas Begandring berencana untuk memperluas kegiatan ini dengan mengajak lebih banyak komunitas dari berbagai daerah untuk ikut serta dalam penulisan sejarah populer melalui pendekatan jurnalistik. (RN)





































