KANALNEWS.co – Jakarta, Calon Incumbent Winny Erwindia akhirnya terpilih kembali sebagai Ketua KONI DKI Jakarta periode 2013 – 2018 setelah menjadi calon tunggal pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X di Ancol, Jakarta, Sabtu (6/4/2013) malam.
Pada Musorprov yang dihadiri 57 anggota KONI DKI Jakarta, 44 diantaranya adalah organisasi cabang olahraga, tujuh badan fungsional, enam KONI Wilayah, satu KONI Pusat dan satu KONI Propinsi DKI itu, sebetulnya ada dua calon ketua yang maju yaitu Winny Erwindia dan mantan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Yudhi Suyoto.
Kejutan terjadi, ketika tahap paparan visi dan misi dari masing-masing calon, Yudhi menyatakan mundur dengan alasan yang tidak dapat dia sebutkan dalam forum itu, dan hanya menyatakan bahwa menurutnya Musorprov yang sedang berlangsung itu tidak fair.
“Satu calon sebelumnya dari hasil verifikasi tidak lolos, dan yang sekarang ini harusnya juga diverifikasi,” kata Yudhi Suyoto di forum sidang yang seharusnya menjadi ajang pemungutan suara (voting).
Dengan mundurnya Yudhi, ketua sidang Alex Asmasobrata memutuskan Winny menjadi calon tunggal dan secara aklamasi dia terpilih menjadi ketua KONI DKI Jakarta periode 2013 – 2018.
Sebelumnya, menjelang pemungutan suara calon ketua Yudhi Suyoto tidak muncul dalam forum itu, dan hanya ada satu calon yang hadir yaitu Winny. Ketua sidang yang dipimpin Alex Asmasubrata akhirnya menskors waktu sekitar seperempat jam untuk menunggu kehadiran satu calon lagi Yudhi Suyoto, yang akhirnya muncul juga dan sempat memberi pemaparan, sebelum dia menyatakan mundur.
Setelah mundur dari pencalonan, kepada wartawan Yudhi Suyoto membeberkan bahwa dirinya mendapatkan bukti bahwa pesaingnya Winny Erwindia tidak bisa ikut berkompetisi karana tidak memenuhi aturan syarat-syarat boleh menjadi ketua.
“Seharusnya, calon ketua itu syaratnya harus ber KTP dan KK DKI Jakarta, tapi kenyataan yang saya dapat, beliau ini warga Tangerang dan bukan warga DKI,” kata Yudhi Suyoto di luar arena sidang.
Sambil memperlihatkan bukti surat tertulis dari RT dan RW setempat, dia menyatakan kalau perangkat RT dan RW setempat tidak mengenal nama yang tertulis atas nama Winny Erwindia.
“Saya ada bukti tertulis dari RT 07/RW 04 kelurahan Bintaro, bahwa mereka menyatakan tidak memiliki warga dengan nama tersebut,” kata Yudhi.
Sementara itu Winny Erwindia ketika dikonfirmasi tentang gugatan pesaingnya itu menyatakan, nanti bisa ditanyakan kebenarannya.
“Saya berharap supaya itu bisa ditanyakan, saya tidak salahkan gugatan seperti itu, recheck silakan,” kata Winny.
Disinggung tentang program jangka pendek dia setelah terpilih menjadi ketua KONI DKI Jakarta, Winny mengatakan masalah atlet harus menjadi yang utama.
“Jangka pendek kami akan rekrut atlet, karena empat tahun lagi para atlet kami sudah pada tua,” katanya.
“Harus ada kekompakan, menggalang kebersamaan atlet dan pelatih, harus juga dibuka networking,” tambahnya.
Editor : Herwan Pebriansyah



































