
Kanalnews.co, JAKARTA– Munculnya kasus varian baru Omicron di Jakarta menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza meminta warganya untuk tak menganggap enteng.
Sejak muncul pertama kali di Afrika Selatan, virus varian baru Covid-19 sudah menyebar ke sejumlah negara. Indonesia juga belakangan sudah ditemukan kasus varian Omicron tersebut.
Sejauh ini ada 68 kasus positif virus corona varian omicron terdeteksi di Indonesia. Mayoritas merupakan 60 WNI baru pulang dari luar negeri, 7 WNA, dan satu kasus transmisi lokal di DKI Jakarta.
Sebagian besar kasus datang dari pelaku perjalanan internasional dari negara Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Amerika Serikat.
Sementara kasus lainnya dari warga yang baru pulang dari Jepang, Kenya, Korea Selatan, Malawi, Malaysia, Nigeria, Kongo, Spanyol, Ukraina dan Irlandia.
“Termasuk Indonesia ada peningkatan. Jadi tidak boleh dianggap enteng, kami minta seluruh warga Jakarta waspada, hati-hati sekalipun kita di level 1, sekalipun vaksin sudah berhasil, kita tidak boleh abai, lengah, euforia, tidak boleh anggap enteng,” kata Riza di Balai Kota, Jakarta, Kamis (30/12).
“Kami minta masyarakat hati-hati terhadap varian Omicron ini yang penularannya lebih cepat dari varian sebelumnya,” kata Riza.
Untuk mengantisipasinya, Pemprov DKI juga sudah menyiapkan kebijakan terutama di malam tahun baru. Tak ada perayaan kenbang abi atau petasan.
“Jalan-jalan yang biasa terjadi kerumunan itu nanti akan ditutup, seperti tahun sebelumnya dalam rangka mengurangi interaksi, mobilitas, dan agar tidak terjadi kerumunan yang dapat menimbulkan penularan Covid,” katanya. (ads)



































