KANALNEWS.co, Jakarta – Raden Daeng Suhendra, 28, anggota Hansip asal Makassar, Sulawesi Selatan ini, ternyata meskipun bertubuh kecil tetapi memiliki nyali besar menggagalkan aksi pencurian mobil. Padahal pelakunya membawa senjata api di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.
Atas keberanian itu, Kapolsek AKBP Adi Vivid AB memberikan piagam penghargaan dan uang kepada Raden Daeng. Penyerahahan dilakukan di halaman Polsek Metro Tamansari oleh Kanit Binmas, Kompol Darwin disaksikan Kanit Reskrim Kompol Ferio Sano Ginting, SIK, MH, Kamis (13/2) siang.
“Itu tugas berat. Saya tidak menyangka pelaku membawa senjata api. Semua ini berkat Tuhan masih melindungi saya,” kata Raden Daeng.
Menurut Raden, aksi pencurian itu terjadi 28 Januari 2014 di Jalan Kebon Jeruk XII, Gang Masjid, Tamansari, Jakarta Barat. Saat itu sekitar pukul 04:00, Raden yang baru sebulan menjadi anggota Hansip di lingkungan RW 05, seperti biasa berkeliling menjaga keamanan di lingkungannya.
PATROLI
Saat patroli jalan kaki, Raden Daeng melihat dua pria dengan gerak gerik mencurigakan. Anggota Hansip itu menghampiri dan mendapati mereka berada dalam mobil milik warga penghuni rumah kos asal Cianjur, Jabar.
Raden menegur pelaku untuk segera membuka kaca mobil dan meminta mereka turun. “Saat itu pelaku membuka kaca separuh dan saya mau dibayar 20 ribu, tapi saya tolak. Saya yakin dia bukan orang baik karena bicara mereka ngaco,” katanya.
Kawanan maling itu disuruh turun dari mobil, namun mereka menolak. Pelaku malah membentak sambil menempelkan pistol ke jidatnya. Namun, hal itu tak membuat Raden gentar. “Wah, pistol. Meskipun secara pribadi saya gemetar tapi tidak gentar. Saya bilang silahkan tembak, saya tidak takut karena mati itu urusan Tuhan,” katanya kepada Pos Kota.
Berbekal pentungan yang dibawanya, Raden memukul tangan pelaku hingga pistol yang dipegang jatuh, lalu Raden kabur. “Terus mereka mengejar dan saya mau ditabrak pas di Pos RW, tapi tidak kena dan mobil menabrak pot bunga,” ceritanya.
TERIAK MALING
Anggota Hansip itu kabur masuk ke rumah warga sambil berteriak maling. Rupanya teriakan mengundang perhatian warga. Lelaki berkumis itu berupaya mengejar pelaku hingga ke Jalan Hayam Wuruk dan mobil yang dicuri pelaku menabrak gerobak. Selanjutnya mereka kabur naik mobil Avanza warna telor asin yang dikemudikan temannya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari Kompol Ferio Sano Ginting mengatakan, pelaku empat orang masih dalam pengejaran. “Pistol yang dibawa pelaku belum bisa dipastikan senjata api atau soft gun,” katanya.(Warto/ian)



































