KANALNEWS.co, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku geram dengan tingkah para SKPD di Dinas Kebersihan. Hal tersebut dikarenakan hingga kini Pemprov DKI masih menyewa truk pengangkut sampah serta lahan pembuangan sampah yang biaya sewanya sekira Rp600 miliar.

“Saya enggak tahu tarif per unitnya berapa. Pokoknya Rp.400 miliar saja sewanya tahun kemarin. Dan, untuk tahun ini sewa lagi Rp.200 miliar,” katanya kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Senin (11/5).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku heran karena lahan ini harusnya dimiliki oleh Pemprov DKI.

“DKI ini lucu, ‘kan kita yang punya lahan tapi, kok, kita juga yang harus sewa. Namun itu enggak apa-apalah…aku ‘kan orang paling sabar,” kata Gubernur yang akrab disapa Ahok dengan nada menyindir.

Lebih lanjut Ahok menjelaskan bahwa harga ukuran truk sampah seperti itu paling hanya sekira Rp.500 juta/unit. Sehingga, jika para SKPD memang ada niat untuk membeli bisa mendapatkan sekira 800 unit truk sampah.

“Dengan Rp.400 miliar itu mending beli truk seharga Rp500 juta per unit. Kalau kamu punya Rp.400 miliar buat sewa, kamu dapat 800 unit. Untung enggak sewa? Saya rasa memang tidak niat. Ada sesuatu yang aneh di Jakarta ini,” tutupnya. (rere/mulkani)