Kanalnews.co, JAKARTA- Kabar baik datang dari RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasien Covid-19 dan yang meninggal menurun.

RSUD Pasar Rebo sempat kewalahan menghadapi lonjakan pasien Covid-19. Bahkan, rumah sakit harus merawat pasien positif virus Corona hingga 200 orang dan bahkan pasien terpaksa mengantre di tenda darurat dan IGD.

Humas RSUD Pasar Rebo, Unjuk Kita Merda, mengakui jumlah pasien Covid-19 mengalami penurunan dalam lima hari terakhir.

“Saat ini jumlah pasien yang dirawat (di RSUD Pasar Rebo) itu ada 125, itu termasuk yang ada di ruang isolasi,” ujarnya.

“Kami punya kapasitas tempat tidur di IGD itu ada 50, tapi saat ini kosong. Saat ini bisa dilihat bahwa di tenda sudah kosong, di IGD pun begitu,” kata dia.

Dua ruangan yang sebelumnya menampung pasien Covid-19 saat ini, lanjut Unjuk kini digunakan untuk merawat pasien umum. Angka kematian juga menurun.

“Jadi kami punya dua ruangan, dua ruangan itu yang sudah kami kembalikan ke fungsi semula, yakni ruang anggrek dan ruang melati,” kata Unjuk.

“Sebelumnya di atas 25 pasien (meninggal) satu hari, pada tanggal 25 Juli 2021 itu sudah di bawah 18. Hari ini 13 (pasien meninggal). Kita berdoa jangan sampai ada lagi,” Unjuk berharap. (bnd)