Kanalnews.co, CIREBON – Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Luqman Deniant mengatakan mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) pada periode Januari sampai Juni 2022 telah mencapai lebih dari 1000 orang di wilayahnya. Kasus itu di antaranya delapan meninggal dunia.

Dia menyatakan, dari kasus DBD tersebut rata-rata menyerang pada anak-anak usia di bawah 14 tahun. Tidak hanya itu, hampir semua yang terjangkit DBD harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Menurutnya, kasus meninggal dunia karena tidak tertolong saat menjalani perawatan medis dan itu terjadi pada kalangan anak-anak.

“Jumlah itu merupakan pasien DBD yang sudah dirawat di rumah sakit, dan rata-rata telah membaik sehingga diizinkan pulang,” ucapnya.

Luqman Deniant menjelaskan pada periode yang sama jumlah kasus DBD tahun ini meningkat lebih dari tiga kali lipat dibanding tahun 2021 yang mencapai 360 orang.

“Temuan kasus pada awal hingga pertengahan 2022 ini sudah melebihi total kasus DBD di Kabupaten Cirebon selama 2021,” ucapnya. (RR)