Foto tangkapan layar

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Setelah melantik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR/BPN) dan Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto menjadi Menko Polhukam, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal bakal melakukan perombakan atau reshuffle. Kapan?

“Ya namanya kalau kebutuhan memang mengharuskan, ya kenapa tidak?” kata Jokowi dalam jumpa pers bersama AHY dan Hadi di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Meski begitu, ia tak menjelaskan kapan reshuffle kabinet dilakukan. Dengan sisa delapan bulan pemerintahan, Jokowi menyebut semua kemungkinan bisa terjadi.

Kabar reshuffle kabinet berhembus sejak Jokowi bersebrangan dengan PDIP. Bahkan kabarnya, sejumlah menteri PDIP bakal mengundurkan diri.

Seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga sempat diisukan bakal mundur. Namun hingga saat ini keduanya tetap bertahan. (ads)