KANALNEWS.co, JakartaMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mempercayakan pimpinan atau  Ketua Kontingen (Chef De Mission/CDM) Indonesia Pada Olimpiade Tokyo Tahun 2020 kepada Rosan Roeslani. Hal ini ditegaskanya saat konferensi pers di Media Center Kemenpora, Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Hadir dalam konferensi pers itu Sesmenpora Gatot S Drwa Broto, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga H. Mahfudin Niagara dan Ketua National Olympic Committe (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Pemerintah, kata Zainudin amali, sepakat memilih Rosan Roeslani yang diajukan oleh NOC Indonesia menjadi CDM. “Pengajuan nama itu, pastinya pemerintah akan bertanya berbagai hal terutama terkait persetujuan orang yang bersangkutan. Jangan sampai kita menunjuk orang kemudian orangnya belum setuju,” kata Menpora.

Menurutnya, Rosan Roeslani sudah menyatakan  persetujuan yang terdokumentasi melalui video. “Dengan demikian, akhirnya, pada tanggal  26 Desember 2019 kita sudah menandatangani surat keputusan Menpora No. 97 Tahun 2019 tentang Pengangkatan / Penunjukan Ketua Kontingen (Chef De Mission) Indonesia Pada Keikutsertaan Olimpiade Tahun 2020,” kata Zainudin Amali.

Rosan Roeslani merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI). Cabang olahraga yang dipimpin olehRosan Roeslani adalah cabang olahraga yang akan diikutsertakan oleh Indonesia dalam Olimpiade 2020.

“Pemerintah dan NOC Indonesia yakin sepenuhnya, bahwa Rosan Roeslani akan mampu menunjukkan kepemimpinannya sebagai CdM Kontingen Indonesia pada Olimpiade tahun 2020. Penunjukan CdM Kontingen Indonesia untuk Olimpiade tahun 2020 ini memang harus jauh-jauh hari dilakukan,” kata Menpora.

Terkait hal ini, Menpora pun berharap pada Olimpiade tahun 2020 jumlah atlet Indonesia bisa bertambah, meskipun hingga saat ini, Indonesia sendiri baru meloloskan 6 atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo. Sementara ini masih ada 74 atlet Indonesia dari berbagai cabang olahraga lain masih harus terus menghadiri berbagai kejuaraan prakualifikasi hingga April tahun depan guna lolos menuju Olimpiade 2020.

“Kami sangat berharap agar seluruh cabang olahraga yang akan diberangkatkan ke Olimpiade tahun 2020 untuk sesegera mungkin diperlukan proposalnya, dengan tujuan agar program Pelatnas dapat segera dimulai pada bulan Januari 2020,” kata Menpora.

Adapun nama-nama yang sudah lolos Olimpiade 2020 Tokyo adalah, Eko Yuli Irawan dari cabang olahraga angkat besi, Windy Cantika Asih dari cabang olahraga angkat besi, Lalu Muhammad Zohri dari cabang olahraga atletik,  Riau Ega Agatha dari cabang olahraga panahan, Dinanda Choirunnisa dari cabang olahraga panahan, Vidya Rafika dari cabang tembak dan diharapkan dari bulutangkis akan segera menyusul. (Mul)