Foto Kemenpora

Kanalnews.co, JAKARTA– Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo resmi mengukuhkan kontingen Indonesia untuk SEA Games 2023. Ia pun optimistis Tim Merah Putih dapat mencapai target.

Pengukuhan kontingen Indonesia untuk SEA Games 2023 digelar di Halaman Kemenpora, Selasa (2/5/2023). Total atlet yang diberangkatkan ke SEA Games 2023 dan dikukuhkan itu berjumlah 599 orang. Selain itu, ada 230 ofisial serta 55 tim pendukung.

Menpora Dito mengungkapkan tim yang diberangkat sudah berdasarkan hasil analisa Tim Review secara logis dan realistis. Ia menilai tim Merah Putih yang dikirim ke Kamboja merupakan komposisi terbaik.

“Dalam menghadapi SEA Games kali ini, penentuan Kontingen Indonesia telah melalui pertimbangan berdasarkan track record prestasi, sport analyst, yang dilakukan bersama-sama Tim Pakar Akademisi, serta melibatkan NOC dan KONI. Sehingga kekuatan saat ini merupakan komposisi terbaik yang kita kirimkan,” tegas Menpora Dito.

“Jadi untuk cabor-cabor yang kali ini belum bisa diberangkatkan mohon maaf, namun itu jadikan cambuk untuk terus berjuang, berprestasi, sehingga dapat berangkat membela Merah Putih dimasa yang akan datang,” tambahnya.

Dito berharap Indonesia dapat mempertahankan posisi ke-3 pada SEA Games Vietnam. Namun, ia ingin seluruh arlet berjuang agar bisa melebihi target.

“Kita sudah otak-atik dengan cabang olahraga dengan tim yang ada, kita review dan kita sisir dan juga benar-benar evaluasi, kita sudah menemukan diangka di 60 (medali emas), mudah-mudahan meleset keatas dan itu bisa mempertahankan diposisi nomor tiga,” jelasnya.

Mengenai ada sedikit kenaikan jumlah atlet dibandingkan saat di SEA Games Vietnam sebelumnya, Dito menjelaskan karena adanya perubahan dari nomor perseorangan ke beregu, menyiasati atas hilangnya 39 emas akibat tidak dipertandingkan.

“Ini juga berdasarkan analisa Tim Review ada kenaikan enam cabang olahraga, karena yang kemarin kebanyakan di Hanoi adalah individu digantikan cabang olahraga beregu. Jadi memang dari posisi atlet mau tidak mau harus naik,” katanya.

“Total kita kehilangan 39 medali emas, itu sudah pasti hilang karena tidak dipertandingkan. Itu yang kita berusaha menyiasati dengan mengoptimalkan dari cabor dan tim yang ada,” pungkasnya.