Kanalnews.co, DEPOK– Yayasan Al Hamidiyah belum memutuskan untuk memulai PTM atau sekolah tatap muka menyusul turunnya status level 3 PPKM Depok. Sebab, sekolah masih menunggu arahan dari Dinas Pendidikan Depok.

Presiden RI Joko Widodo sebelumnya memutuskan perpanjangan PPKM level 2-4. Hal itu sekaligus mengumumkan turunnya status PPKM sejumlah daerah, termasuk Jabodetabek menyusul turunnya angka kasus Covid-19.

Mendikbudristek Nadiem Makarim pun sebelumnya telah mengimbau kepada seluruh sekolah untuk memulai PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.  Sebab sudah banyak dampak negatif yang dirasakan anak atau siswa akibat sekolah daring terlalu lama.

Salah satunya adalah psikologis siswa terganggu, adanya KDRT yang dialami siswa hingga menurunnya minat belajar hingga putus sekolah. Selain itu, jika sekolah tatap muka menunggu rampungnya vaksinasi siswa bisa memakan waktu 2,5 tahun.

Kepala Sekolah Al Hamidiyah Bapak Swandaru menjelaskan hingga saat ini PTM baru dimulai di level atas atau tingkat pesantren dengan syarat dan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pihak sekolah masih menunggu arahan lebih lanjut untuk level lainnya.

“Untuk saat ini belum ada arahan dari dinas pendidikan kota Depok untuk tingkatan PGTK sampai SMP, khusus untuk Al Hamidiyah baru uji PTM pada tingkatan pesantren,” ujar Swandaru kepada Kanalnews.co, Kamis (27/8/2021).

Ia menjelaskan pihaknya masih menunggu arahan Disdik Depok. Namun jika mendapatkan lampu hijau, sekolah akan lebih dulu mensosialisasikan kepada orangtua dan mempersiapkannya secara maksimal.

“Kalau ada update pasti kami akan menginformasikan dan sosialisasi ke orang tua terlebih dahulu mengenai persyaratan untuk tatap muka,” katanya.

Ia pun berharap sekolah tatap muka bisa dimulai bertahap. “Insya Allah harapan kami sama dengan orang tua, mudah-mudahan Dinas Pendidikan segera mengeluarkan keputusan yang dapat dijadikan acuan kami dalam membuka kembali pertemuan tatap muka,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan rencana sekolah tatap muka bisa dimulai awal bulan September. Namun ia masih menunggu hasil kajian dari pemerintah setempat. (ads)