Kanalnews.co, JAKARTA– PT Jaxer Soemitra Nusantara mendapatkan kesempatan memaparkan aplikasi QR untuk Pelajar Indonesia (QRUPI) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Jakarta, Rabu (2/10/2024). Kegiatan ini difasilitasi Kementerian Agama.

Paparan tersebut dihadir juga oleh Kepala Kemenag Jaksel H.M Yunus Hasyim, Kepala MTsN 3 Kota Jaksel M Zubad, Kasi Madrasah Kemenag Jaksel H Masturo.

Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh siswa, komite sekolah dan juga guru. Pemaparan ini menjadi tindaklanjut dari penjelasan kepada para Kepala Madrasah di Kantor Kemenag Kota Jaksel pada September lalu.

CEO PT Jaxer Soemitra Nusantara Ansari Kadir menjelaskan kemajuan teknologi dan era digital menjadikan semuanya harus serba terkoneksi. Keterlibatan guru, orang tua dan siswa, menjadikan kegiatan belajar mengajar lebih maksimal sesuai tujuannya.

“Jadi, QRUPI ini ke depan harapannya menjadi bagian dari pembentukan karakter akhlaq anak-anak didik kita. Selain itu bisa membuat beban guru makin ringan dalam memantau perilaku siswanya,” ungkapnya.

Dengan aplikasi tersebut, pria yang akrab disapa Ari berharap bisa menjadi salah satu alat bagi orang tua agar bisa terus membantu memantau kegiatan anaknya selama di sekolah.

Di sisi lain, Kepala Kemenag Jaksel HM Yunus Hasyim mendukung penuh aplikasi QRUPI. Sebab bisa mewujudkan tagline madrasah agar makin maju, bermutu, dan mendunia.

“Kalau saya melihat, Aplikasi ini membawa kita nantinya ke smart school, dan juga membentuk karakter siswa yang berakhlaqul karimah,” tuturnya.

Dengan aplikasi tersebut, ia menilai wali murid dan guru makin terkoneksi karena bisa sama-sama mengetahui perkembangan siswanya selama di sekolah.

Sambutan baik juga disampaikan oleh Kepala Sekolah MTsN 3 Jaksel M Zubad. Ia merasa terhormat karena kehadiran tim QRUPI di sekolahnya dapat memaparkan sekaligus ujicoba untuk kali pertama di Madrasah se-Jaksel.

“Kami terhormat karena ini yang pertama ya, di MTsN 3 dan MAN 4 juga nanti. Mudah-mudahan, ini menjadi wawasan baru dan bisa membawa kemaslahatan serta kemajuan madrasah ke depannya, kami berterima kasih,” tegasnya.

Perwakilan Komite Sekolah juga turut mengapresiasi kehadiran QRUPI. Meski begitu, mereka memberikan masukan agar ada tambahan-tambahan fitur di aplikasi. Hal ini dilakukan tak lain agar bisa benar-benar meringankan beban kerja guru serta sesuai dengan harapan orang tua pelajar.

Rencana, dalam waktu dekat QRUPI akan diujicobakan sehingga MTsN 3 Jaksel bisa menjadi pilot project atau percontohan untuk madrasah menengah lainnya. (ads)