
Kanalnews.co, JAKARTA– Persebaya Surabaya resmi menunjuk Bernardo Tavares untuk memimpin tim menghadapi sisa kompetisi musim ini. Penunjukan pelatih asal Portugal itu sekaligus menutup periode tanpa pelatih kepala yang sempat memicu keresahan suporter.
Sebelumnya, manajemen Green Force menghentikan kerja sama dengan Eduardo Perez pada 22 November. Keputusan tersebut diambil setelah performa Persebaya dinilai tak menunjukkan perkembangan signifikan dan sulit bersaing di papan atas.
Kondisi itu membuat Bonek melontarkan kritik keras. Mereka menilai manajemen terlalu lama membiarkan tim tanpa sosok pelatih kepala, terlebih ketika hasil pertandingan tak kunjung membaik. Situasi makin sensitif saat klub justru memperluas bisnis dengan membuka store baru di tengah performa yang menurun.
Nama Bernardo Tavares akhirnya diumumkan sebagai pilihan utama. Proses penunjukan pelatih berusia 45 tahun itu tidak berjalan cepat karena ia masih menyelesaikan persoalan profesional dengan klub sebelumnya.
Melalui kanal resmi klub, Tavares menyampaikan pesan pertamanya kepada publik Surabaya. “Persebaya aku datang. Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya,” kata Tavares.
Ia juga memastikan segera bergabung dengan tim. “Terima kasih atas kesabaran dan respek atas kondisi dan situasiku. Sekarang aku bisa memastikan akan segera berada di Surabaya,” ujarnya menambahkan.
Saat ini, Persebaya masih berada di posisi ke-9 klasemen sementara. Tavares diharapkan mampu membawa perubahan, meski belum bisa langsung mendampingi tim dalam laga kontra Persijap Jepara pada 28 Desember.
Pelatih yang pernah mengantar PSM Makassar juara Liga 1 2022/2023 itu baru akan mulai memimpin sesi latihan pada 5 Januari. Laga menghadapi Malut United pada 10 Januari diproyeksikan menjadi penampilan perdananya di pinggir lapangan bersama Green Force. (pht)




































