
Kanalnews.co, JAKARTA– Peringatan 40 hari Tragedi Kanjuruhan digelar. Sebanyak 136 keranda diarak dari Stadion Gajayana menuju Balai Kota Malang atau Bundaran Tugu Kota Malang, Jawa Timur.
Ratusan massa dari Aremania hadir di peringatan 40 hari peringatan Tragedi Kanjuruhan. Menurut salah satu anggota Tim Gabungan Aremania (TGA) Kacong 135 keranda diarak sesuai dengan jumlah korban yang meninggal.
“Memang jumlah keranda ini kita sesuaikan dengan jumlah korban sebanyak 135 orang. Memang ada yang dipasang foto dan ada yang tidak berkenan jadi kami pasang nama,” ujarnya.
Tak hanya keranda, aksi peringatan 40 hari tragedi Kanjuruhan juga dipenuhi berbagai spanduk dan tulisan dan foto-foto.
Tampak tulisan No Justice No Peace, Polisi Pembunuh, Slogan Mengayomi Bulshit dan poster lainnya. Aremania juga menyanyikan yel-yel.
Dalam aksi ini, Aremania menuntut tiga hal. Pertama, seret tangkap dan adili seluruh aktor dibalik Tragedi Kanjuruhan dan eksekutor lapangan saat Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.
Kedua, jadikan Tragedi Kanjuruhan sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat. Ketiga, bayar segala kerugian yang diderita korban dan keluarga korban melalui mekanisme kompensasi dan restitusi. (ads)


































