Foto Antara

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menggenjot Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera. Upaya ini dinilai krusial untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana, terutama pembangunan hunian bagi warga terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di tiga provinsi membutuhkan kondisi cuaca yang relatif stabil agar proses konstruksi tidak terganggu.

Hingga Senin, kegiatan penyemaian awan telah dilakukan secara intensif dengan total 1.150 sortie penerbangan di tiga wilayah terdampak. Rinciannya, 433 sortie dilaksanakan di Aceh, 344 sortie di Sumatera Utara, dan 373 sortie di Sumatera Barat.

“Modifikasi cuaca ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pemulihan dapat berjalan maksimal sampai situasi masyarakat benar-benar pulih dan stabil,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).

Sejalan dengan pembangunan hunian, pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga saat ini, bantuan tersebut telah diterima oleh 1.950 keluarga dari total 10.656 rekening yang disiapkan bagi warga terdampak bencana.

Selain itu, dukungan logistik dan operasional udara terus dilakukan secara masif. BNPB mencatat total logistik yang telah tersalurkan mencapai 1.740,39 ton atau sekitar 99,86 persen dari keseluruhan logistik yang masuk ke wilayah terdampak.

Distribusi logistik dilakukan melalui berbagai moda transportasi, antara lain 56 sortie pesawat carter BNPB dengan muatan 816.201 kilogram, 61 sortie pesawat Hercules sebanyak 357.564 kilogram, pengiriman darat menggunakan 53 truk, serta jalur laut melalui tujuh kapal, termasuk KRI Banjarmasin dan KRI Surabaya.

Tak hanya fokus pada distribusi bantuan, armada helikopter BNPB juga dikerahkan untuk misi kemanusiaan, termasuk evakuasi medis darurat. Evakuasi dilakukan dari wilayah Samar Kilang di Kabupaten Bener Meriah serta Desa Bergang di Aceh Tengah menuju RSUD Musara Alun Takengon.

Langkah-langkah terpadu tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat terdampak kembali menjalani aktivitas normal. (ads)