Kanalnews.co, GUNUNG KIDUL– Ada yang berbeda dari penyelenggaraan kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023 yang digelar di Gunung Kidul, Yogyakarta. Lomba marathon 10K menjadi daya tarik tersendiri.
Pembukaan kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023 di Gunung Kidul dilaksanakan dikawasan Pantai Baron, Minggu (17/9/2023). Lebih dari 2.000 orang meramaikan pembukaan Kejuaraan Tarkam 2023 di Gunung Kidul.
Mereka tampak antusias, mulai dari mengikuti senam sampai ambil bagian dalam Baron Marathon 10K tersebut. Selain marathon, ada empat cabor lainnya yang dipertandingkan.
Adalah cabor atletik yang melombakan nomor lari 60 meter dan 80 meter untuk usia muda. Lalu, ada bulu tangkis dan tenis meja.
“Peserta untuk cabor lain cukup banyak, hampir 300 atlet usia muda ikut ambil bagian di cabor tenis meja, bulu tangkis, dan lari jarak pendek. Sementara, untuk marathon banyak sekali yang ikut, karena umum juga bisa ambil bagian,” tutur Kadispora Gunung Kidul Supriyanto.

Digelarnya kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023 di Gunung Kidul disambut baik oleh sang Bupati Sunaryanta. Tak hanya mengajak masyarakat aktif berolahraga, hadirnya nomor 10K Baron Marathon menjadi ajang yang membalut sport tourism di Gunung Kidul.
“Saya berterima kasih dan mengapresiasi Menpora Dito Ariotedjo karena program unggulannya ini tidak hanya membangkitkan budaya berolahraga masyarakat di Gunung Kidul, tetapi juga menghidupkan sport tourism karena digelar di kawasan wisata Pantai Baron dengan tajuk Baron Marathon 10 K,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Kemenpora yang turut membuka langsung ajang Kejuaraan Tarkam 2023 di Gunung Kidul Sekretaris Deputi Pembudayaan Olahraga Suyadi mengakui adanya marathon menjadi daya tarik sport tourism.
“Sport Tourism-nya benar-benar kelihatan tadi. Ini tak terlepas dari kolaborasi antara pihak, pusat-daerah, pemerintah-swasta/bumn, maupun sponsor. Dengan begitu Sport Tourism jadi tumbuh sebagaimana harapan Mas Menpora Dito Ariotedjo,” katanya.
“Ini bisa menjadi event tahunan dan reguler yang diharapkan menjadi salah satu kombinasi menarik antara olahraga prestasi dan wisata,” ungkap pria berkumis tersebut.
Meski ada nomor marathon untuk kategori umum, Kejuaraan Tarkam 2023 di Gunung Kidul tersebut juga membuat klasifikasi khusus bagi peserta usia SD, SMP, dan SMA. Dengan begitu, bisa dilihat potensi atlet dari catatan waktunya.
“Ini juga bisa menjadi salah satu ajang proses pembibitan atlet usia dini dan muda. Terlebih, gunung kidul adalah salah satu daerah penyumplai atlet atletik nasional yang memiliki prestasi internasional juga,” tandasnya. (ads)




































