Foto istimewa

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi terkait namanya masuk dalam calon wakil presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Apa katanya?

“Sekarang ini diskusinya yang serius ada di tingkat partai kemudian ada di media dan medsos yang ramai. Medsos, media termasuk LSM ormas-ormas ya biarkan saja,” kata Mahfud.

Menurutnya, sebagai pejabat pemerintah ia bertugas menjaga pemilu. “Saya kan tidak termasuk, yang mengomentari itu karena saya petugas yang harus menjaga pemilu ini berjalan lancar sesuai dengan jadwal,” ujar Mahfud.

Mahfud sebelumnya dijadwalkan menghadiri undangan Prabowo ke Hambalang untuk menyampaikan tausiyah. Menurutnya pertemuan itu sekadar silatuhrahmi.

“Iya, itu silaturahim aja, sesuatunya nggak ada, sesuatunya silaturahim aja dan kita diskusi untuk pemantapan ideologi warga Partai Gerindra saya diminta untuk ceramah di sana tentang ideologi dan penegakan hukum Itu aja,” kata Mahfud.

Nama Mahfud sebelumnya disebut menjadi cawapres Prabowo. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut nama Mahfud sebagai salah satu sosok yang pas menjadi cawapres Ganjar.