
Kanalnews.co, JAKARTA– Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira menanggapi pernyataan Ketum Megawati Soekarnoputri yang disebut tak mau terburu-buru soal sikap hak angket. Andres meluruskan jika partainya sedang mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk menggulirkan hak angket tersebut.
“Bahwa angket ini harus dipersiapkan secara serius dalam arti bahwa bukan hanya kita menyatakan membuat statement, tapi komitmen itu perlu dengan diikuti dengan dokumen penyertanya,” kata Andreas dikutip dari program Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (12/3/2024).
Tak hanya mengumpulkan materi dugaan kecurangan, pihaknya juga melihat konsekuensi yang muncul dari pelaksanaan hak angket. Setelah semua disiapkan, maka bisa dibawa langsung ke DPR dengan aturan yang berlaku yaitu diusulkan oleh minimal 25 orang anggota DPR dari sedikitnya dua fraksi.
“Ini harus diikuti dengan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan materi yang akan diangketkan, yang akan dimasukkan sebagai bagian dari hak angket tersebut, juga tentu apa konsekuensi-konsekuensinya,” ujar Andreas.
“Yang penting itu dipersiapkan dengan baik dan kemudian ini melalui prosedur untuk kemudian diajukan ke DPR di rapat paripurna,” kata Andreas.
“Kita yang berada di parlemen, kita yang berada di dalam sistem kenegaraan, kita mempunyai kepentingan yang sama untuk pemilu yang lebih baik,” ungkap anggota Komisi X DPR RI itu.
Sebelumnya, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengungkapkan jika Megawati tak mau terburu-buru mengambil keputusan soal desakan mendukung wacana hak angket terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Sebab, Megawati jauh memikirkan ke depan dengan berbagai pertimbangan. (ads)





































