Foto PSSI

Kanalnews.co, JAKARTA– Kekalahan Bhayangkara FC dari PSS Sleman membuat Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC Sumardji mengultimatum pelatih Mario Gomez. Masa depan pelatih asal Argentina itu di ujung tanduk.

Bhayangkara FC menelan kekalahan telak 1-4 dari PSS pada pertandingan pekan ke 25 Liga 1 2023/2024 di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (22/2).

Sumardji mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut. Ia ingin ada evaluasi perbaikan di tiga pertandingan ke depan. Jika tidak, Mario Gomez terancam dipecat.

Berdasarkan jadwal, Radja Nainggolan dkk bakal menghadapi Borneo FC Samarinda (26/2), Madura United (1/3) dan Arema FC (6/3).

“Kalau kondisi ini tidak membaik, secara otomatis kami harus minta pertanggungjawaban pelatih. Maka saya berikan tenggat waktu kepada pelatih, kalau kondisi terus seperti ini, terpaksa konsekuensinya sesuai dengan akad kontrak, dia harus mundur,” kata Sumardji.

“Dua sampai tiga pertandingan lagi lah,” kata pria yang juga ketua BTN tersebut.

Sumardji tak habis pikir Bhayangkara FC masih mendapatkan hasil buruk. Padahal, ia sudah mendatangkan 10 pemain baru seperti Radja Nainggolan, Osvaldo Haay, Junior Brandao, Zulfahmi Arifin, Marcelo Herrera, Putu Gede Juni Antara, dan Witan Sulaeman.

“Enggak tahu saya, kok jadi jelek gini, padahal saya sudah berulang kali menyampaikan saya berusaha menyempatkan diri lihat anak-anak latihan. Pada saat latihan lumayan, kenapa pas pertandingan seperti ini,” katanya.

Bhayangkara FC merekrut Mario Gomez untuk menggantikan Emral Abus. Dari delapan laga yang sudah dijalani di bawah asuhan Gomez, The Guardian baru meraih satu kemenangan, lima kali imbang dan menelan dua kekalahan.

Alhasil, Bhayangkara FC terdampar di dasar klasemen (peringkat 18) dengan 15 poin. Ancaman degradasi pun menghantui tim asal Jakarta Selatan itu. (ads)