Foto PDIP

Kanalnews.co, JAKARTA– Keputusan Politikus Maruarar Sirat keluar dari PDIP masih menjadi perbincangan. Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko berharap Muararar dapat mendukung paslon nomor urut 2 tersebut.

“Barangkali ini cara kami mencintai Indonesia dengan lebih baik lagi dan mudah-mudahan saya berharap sih bergabung bersama kita,” kata Budiman ketika dikonfirmasi, Selasa (16/1).

Meski bukan lagi menjadi kader PDIP, ia yakin Ara tetap berpegangan kepada ajaran Presiden pertama RI Sukarno. Budiman menyakini keputusan Ara tidak mudah mengingat ayah Ara, Sabam Sirait tokoh senior sejak masih bernama PDI pada rezim Suharto.

“Kalaupun beliau keluar saya yakin paling hanya masalah administratif saja, beliau tidak menjadi anggota PDIP. Tapi saya pikir hatinya, apalagi dari keluarganya itu pasti Sukarnois, saya bisa pastikan,” ujarnya.

“Sehingga pasti bukan sesuatu yang mudah, sama seperti saya, saya ini sudah ikut kampanye PDI sejak kelas 6 SD dan saya tahu Pak Sabam pas kelas 6 juga tahun ’82 pemilu,” ujarnya.

Politikus Maruarar Sirait sebelumnya memutuskan keluar dari PDIP. Ia mengaku memilih sejalan dengan presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (ads)