Gubernur Khofifah (foto Pemprov Jatim)

 

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Semeru. Peringatan tersebut ia sampaikan setelah banyak beredar rekaman warga yang nekat mendokumentasikan awan panas guguran dari jarak sangat dekat.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Khofifah menyoroti fenomena warga yang tetap bertahan di titik-titik berbahaya demi mengambil video dramatis. Ia menegaskan, konten apa pun tidak sebanding dengan risiko kehilangan nyawa.

“Mohon saling jaga dan koordinasi. Jangan ambil gambar dari lokasi yang tidak aman. Keselamatan panjenengan jauh lebih penting,” tulisnya, Rabu (19/11) malam.

Dalam unggahan yang sama, Khofifah turut membagikan rekaman amatir yang diambil dari Jembatan Gladak Perak sebuah titik yang kini kembali menjadi sorotan karena posisinya langsung menghadap jalur luncuran awan panas yang menghubungkan Lumajang dan Malang.

Seperti diketahui, Gunung Semeru tercatat meletus pada pukul 14.13 WIB. Hanya dalam dua jam, statusnya melonjak dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga). Situasi semakin genting ketika pada pukul 17.00 WIB, tingkat aktivitas gunung kembali dinaikkan menjadi Level IV (Awas), level tertinggi dalam standar kebencanaan gunung api di Indonesia. (pht)