Foto Antara

 

Kanalnews.co, JAKARTA –
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara terkait usulan agar kata ‘Gratis’ pada makan bergizi gratis (MBG) dihapus. Dadan mengaku akan melaporkan hal itu kepada Presiden Prabowo Subianto.

Usulan tersebut datang dari anggota Komisi IX DPR RI Irma Chaniago. Alasannya dia menilai, kata ‘gratis’ di sini berkonotasi negatif.

“Makan bergizi gratis ini, sebaiknya yang ‘gratis’-nya itu dihapus Pak. Makan bergizi saja. Nggak usah pakai gratis karena konotasinya negatif,” ujar Irma.

“Karena apa? Karena niat dari presiden, niat dari pemerintah, memberikan ini kepada anak-anak bangsa ini adalah niat yang sangat baik. Yang sangat mulia untuk anak-anak bangsa ini punya IQ yang lebih tinggi dari yang ada sekarang,” katanya.

Menanggapi usulan itu, Dadan menegaskan tak memiliki wewenang menghapus kata gratis. Tapi usulan itu akan disampaikan kepada Prabowo.

“Untuk program yang nanti gratisnya dihilangkan, coba nanti kami akan sampaikan,” kata Dadan.

“Apakah nanti Bapak Presiden setuju atau tidak supaya mungkin ada lebih edukatif,” ungkapnya.

MBG terus menjadi sorotan lantaran kasus keracunan di berbagai wilayah. Prabowo berjanji akan melakukan evaluasi tata kelola MBG. (ads)