
Kanalnews.co, JAKARTA– Maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak memunculkan desakan agar pemerintah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai pemerintah masih mengkajinya.
Seperti diketahui, sejauh ini
269 anak terkena gagal ginjal akut misterius. 157 di antaranya meninggal dunia. Hingga saat ini Kemenkes masih mencari tahu penyebab utama penyakit tersebut yang diduga akibat tercemar Etilen Glikol.
“Kita kan ada aturannya ya, ada kriterianya ya, saya kira usulan itu akan direspon oleh pemerintah sekarang sedang dikaji. Apakah bisa memenuhi syarat standar bahwa ini darurat KLB atau baru ini semacam kejadian biasa. Nanti tunggu saja. (Penetapan status) akan mendengar setiap usulan dan akan mempertimbangkan,” kata Maruf Amin dalam keterangan video di YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia, Jumat (28/10/2022).
Menurutnya pemerintah saat ini fokus untuk menangani kasus tersebut. Tidak kecuali juga polisi yang sedang mengumpulkan barang bukti terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan perusahaan farmasi.
“Juga sedang dikaji apa ada unsur pidananya apa tidak dan kalau ada, tentu akan ditetapkan,” kata Ma’ruf.
“Presiden mengatakan mereka supaya diberikan pelayanan dan penanganan pengobatan secara gratis kemudian obat-obat yang menyebabkan terjadinya gagal ginjal itu juga dilarang,” katanaya menegaskan. (ads)


































