
Kanalnews.co, JAKARTA– Munculnya capres Ganjar Pranowo di tayangan adzan stasiun tv swasta berbuntut panjang. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta stasiun televisi tersebut agar memberikan klarifikasi.
“Kami minta segera klarifikasi Lembaga Penyiaran yang menayangkan (video adzan Ganjar). Kami sudah mengirimkan surat tinggal nunggu respons dari pihak lembaga penyiaran,” ujar Komisioner bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Aliyah.
Namun begitu, KPI harus melakukan kajian lebih dulu terkait potensi adanya pelanggaran yang dilakukan televisi tersebut. Tayangan adzan Ganjar itu belakangan disebut sarat politik identitas.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia Rahmat Bagja juga masih melakukan kajian terkait kasus tersebut. Apakah ada unsur kampanye di dalam video tayangan adzan itu.
“Kami sedang mengkajinya,” ungkap Rahmat.
Ia berharap dengan kejadian ini, semua peserta pemilu dan lembaga-lembaga penyiaran dapat lebih berhati-hati.
“Kami harap semua peserta pemilu dan lembaga penyiaran TV berhati-hati,” katanya menambahkan. (ads)



































