
Kanalnews.co, JAKARTA– Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan banyak hal yang dibahas saat bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo. Ia mengaku tertarik untuk mengembangkan nuklir di Indonesia.
Putin mengaku senang dengan kedatangan Jokowi yang baru saja menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Menurutnya Rusia dan Indonesia memiliki hubungan yang baik sejak lama, seperti perdagangan.
“Pembicaraan hari ini dengan Bapak Joko Widodo digelar dalam suasana pembicaran bisnis dan cukup substantif,” kata Putin.
Hubungan dagang Rusia dan Indonesia disebutnya berkembang baik. Pada tahun kemarin, hubungan dagang bilateral tumbuh 40% dan naik lebih dari 65% dalam lima bulan pertama di tahun ini. Hubungan perdagangan ini akan terus ditingkatkan.
Selain itu, Putin mengaku tertarik untuk mengembangkan nuklir di Indonesia. Ia menyebut nuklir tak hanya untuk keperluan senjata, tetapi juga yang lainnya.
“Banyak perusahaan kami, termasuk perusahaan energi, beroperasi di Indonesia. Ada ketertarikan untuk mengembangkan industri tenaga nuklir nasional,” kata Putin.
“Dengan pengalaman unik, kompetensi, dan teknologi yang tak tertandingi, Rosatom State Corporation bersedia mengambil bagian dalam proyek bersama,” kata Putin.
“Termasuk proyek yang terkait dengan penggunaan non-energi teknologi nuklir, misalnya, di bidang kedokteran dan pertanian,” katanya. (ads)


































