Foto Antara

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan menambah daftar jalan yang namanya akan diganti. Namun, ia memastikan warga tak dibebani biaya terkait perubahan data kependudukan tersebut.

Sebelumnya, Anies telah mengubah 32 nama jalan hingga gedung di Jakarta. Puluhan nama jalan dan gedung itu diganti dengan nama tokoh Betawi ataupun tokoh Jakarta.

Dengan adanya kebijakan tersebut, warga yang tinggal di jalan terus harus memperbarui data di Disdukcapil. Anies memastikan warga tidak akan dibebankan biaya.

“Terkait dengan adanya perubahan nama-nama jalan di Jakarta yang perubahan ini konsekuensi yang diduga membebani masyarakat, kami ingin tegaskan bahwa semua perubahan itu tidak membebani biaya maupun yang lain,” kata Anies.

“Perubahan itu semua yang masih tercatat tetap berlaku dan sambil jalan nanti bertahap dilakukan perubahan. Jadi misalnya kependudukan ketika mengurus KTP baru maka bisa berganti dengan nama jalan yang baru,” katanya.

Namun demikian, bagi warga yang belum melakukan perubahan, data yang lama masih tetap berlaku. Bahkan, rencananya, Anies ingin melakukan perubahan jalan lain di Jakarta.

“Tapi ini tidak selesai di sini, Ini gelombang satu, nanti kita akan teruskan sampai tuntas,” kata Anies menambahkan. (ads)