
Kanalnews.co, JAKARTA– Nama Achraf Hakimi menjadi perbincangan di Piala Dunia Qatar 2022. Tak hanya sukses mencetak sejarah karena membawa Maroko pertama kalinya melaju ke delapan besar, Hakimi mengajarkan pentingnya berbakti kepada ibu.
Maroko berhasil mengalahkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Bermain di Stadion Education City, Selasa (6/12/2022), Maroko menyingkirkan Spanyol dengan skor telak 3-0 lewat sesi adu penalti.
Gol yang dihasilkan oleh timnas Maroko pada sesi adu penalti ini dicetak oleh sosok Hakim Ziyech, Abdelhamid Sabiri, dan Achraf Hakimi.
Kemenangan tersebut dirayakan Hakimi bersama ibunya. Dari lapangan, ia menuju tribun untuk sekadar memeluk dan mencium sang ibu.
Ini bukan pertama kalinya Hakimi menampilkan kedekatannya kepada sang ibu. Sebelumnya saat melawan Belgia, ia juga mencium ibunya yang bernama Saidah Mouh.
Hakimi memang dikenal sebagai sosok yang mencintai keluarga. Latar belakang dari orangtua yang kurang mampu, membuatnya tidak pernah melupakan perjuangan kedua orangtuanya selama ini.
Ya, Hakimi hanyalah seorang pesepakbola dari keluarga sederhana. Sang ibu sempat menjadi asisten rumah tangga. Sedangkan ayahnya, Hassan Hakimi, merupakan seorang pedagang keliling.
Kedua orangtua Hakimi merupakan warga negara Maroko. Namun Hakimi lahir dan besar di Spanyol.
Bahkan sejak kecil Hakimi meniti kariernya di Spanyol sebagai pesepakbola profesional. Ia lahir di Madrid, Spanyol pada 4 November 1998.
Perjuangan kedua orangtuanya akhirnya berhasil membawa mimpi Hakimi menjadi pesepakbola. Ia berhasil menembus skuat Real Madrid.
Bersama Los Blancos, Hakimi sempat dua kali mencetak gol untuk timnya dalam pertandingan La Liga musim 2017/2018. Ia juga berhasil tampil dua kali di Liga Champions UEFA 2017/2018.
Kini, Hakimi membela Paris Saint Germain (PSG) sebagai bek kanan, sejak 6 Juli 2021 hingga 30 Juni 2026. Ia berhasil mencatatkan sejarah membawa Maroko pertama kalinya menembus delapan besar Piala Dunia 2022.


































