Foto Antara

Kanalnews.co, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya memastikan nasib tiang-tiang proyek monorel yang selama hampir dua dekade mangkrak di sejumlah titik Ibu Kota. Seluruh tiang tersebut akan dicopot dan besinya didaur ulang untuk mendukung proyek infrastruktur baru.

“Pemprov DKI sudah berkoordinasi dengan PT Adhi Karya selaku pemilik aset tiang monorel. Prinsipnya, material tidak akan terbuang, tapi dimanfaatkan kembali sesuai konsep ekonomi sirkular,” ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, Minggu (26/10/2025).

Menurut Chico, rencana ini juga mendapat arahan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan KPK agar seluruh material dikelola sesuai aturan hukum dan prinsip keberlanjutan.

“Besi dan beton akan diolah untuk proyek lain atau dijadikan agregat bangunan,” katanya.

Mulai Januari 2026, Target Rampung Tahun yang Sama

Pemprov DKI menargetkan pembongkaran dimulai awal Januari 2026 dan rampung dalam tahun yang sama. Proses fisik pembongkaran diperkirakan memakan waktu sekitar empat bulan, dengan rekayasa lalu lintas agar tidak mengganggu pengguna jalan.

“Gubernur berharap Januari 2026 bisa mulai dikerjakan, dan tahun itu juga selesai, terutama agar kawasan Rasuna Said terlihat lebih rapi,” ujar Chico.

Gubernur Pramono: Tiang Monorel Simbol Ketidakpastian

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengaku resah melihat tiang-tiang monorel yang dibiarkan berdiri tanpa fungsi selama hampir dua dekade.

“Hal seperti ini bikin saya tidur nggak nyenyak. Saya sampai mimpi soal monorel,” kata Pramono di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2025).

Pramono menyebut, proyek monorel dimulai sejak 2002 dan groundbreaking pada 2004 oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, didampingi dirinya yang kala itu masih menjabat sebagai Sekretaris Kabinet. Namun, proyek tersebut berhenti dan tak pernah dilanjutkan.

“Sudah 20 tahun lebih tiang itu berdiri. Sekarang saatnya diselesaikan,” tegas Pramono.

Dengan pembongkaran ini, Pemprov DKI berupaya menutup babak panjang proyek mangkrak sekaligus membuka jalan menuju penataan kota Jakarta yang lebih bersih, modern, dan berkelanjutan. (ads)