Kanalnews.co, TUBAN – PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dan PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) menandatangani Perjanjian Pinjaman Investasi yang diperuntukkan untuk membiayai Proyek Revamping Aromatik TPPI di Kilang Tuban, Selasa (04/01/2022).
Acara seremonial penandatangan Perjanjian Pinjaman Investasi dihadiri seluruh Direksi TPPI dan perwakilan Direksi TubanPetro yang dilaksanakan di Kantor Pusat TPPI, Menara Sentraya Lantai 22, Jalan Iskandarsyah, Jakarta.
TubanPetro yang merupakan Pemegang Saham Mayoritas TPPI, mengucurkan pinjaman senilai USD 34 juta dari total keseluruhan pinjaman yang akan diberikan sebesar USD 100 juta. Sebelumnya, TubanPetro juga telah memberikan capital injection senilai USD 35 juta pada Desember 2019, seluruhnya akan dipergunakan untuk membiayai Proyek Revamping TPPI yang bernilai total USD 200 juta.
Dalam penandatanganan tersebut, TPPI diwakili oleh Pjs. Presiden Direktur , Erwin Widiarta, dan Direktur Keuangan, Andy Arvianto, sedangkan dari TubanPetro diwakili oleh Andi Saddawero, Direktur Pengembangan Bisnis dan Adri Triwitjahjo, selaku Direktur Keuangan & Support.
“Penandatangan Perjanjian Pinjaman Investasi ini merupakan salah satu milestone penting untuk dapat segera merampungkan Proyek Revamping Aromatik TPPI yang merupakan harapan dan telah dinantikan oleh banyak pihak” ungkap Erwin Widiarta.
Sementara itu Andi Saddawero mengungkapkan, perjanjian kerjasama tersebut menjadi bukti keseriusan TubanPetro sebagai pemegang saham, dalam mendukung pengembangan TPPl menjadi perusahaan petrokimia yang di unggulkan.
“Penandatangan Perjanjian Pinjaman Investasi ini merupakan salah satu bukti nyata dukungan dari Pemegang Saham untuk mengembangkan TPPI,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, setelah penyelesaian Proyek Revamping Aromatik TPPI diproyeksi mampu meningkatkan kapasitas produksi Paraxylene dari 600 ribu menjadi 780 ribu ton setiap tahun, dan juga meningkatkan kapasitas produksi Benzene dari 440 ribu menjadi 500 ribu ton per tahun. Proyek ini berpotensi untuk dapat menghemat Current Account Deficit (CAD) hingga 410 juta USD per tahun.
Dengan dukungan penuh dari Pemegang Saham Mayoritas TPPI, PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan TubanPetro, TPPI akan terus melanjutkan pengembangan Kilang dan bersinergi dengan proyek – proyek strategis nasional lainnya untuk mewujudkan Kilang TPPI Tuban sebagai bagian dari komplek industri petrokimia terintegrasi. (Hakim/Met)







































