KANALNEWS.co, Jakarta – Hampir dapat dipastikan  pengelolaan Blok Mahakam paska terminasi 2017, diserahkan pemerintah kepada perusahaan BUMN, Pertamina (Persero).

“Per 1 Januari 2018, Pertamina mulai mengelola Blok Mahakam,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said saat gelar jumpa pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/6).

Menurut Sudirman dalam pengelolaan Blok Mahakam, PT Pertamina akan bekerjasama dengan Total, Inpex dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Timur.

Ketika menyinggung partisipan interest, Sudirman Sain, menjelaskan, untuk menjaga kesinambungan operasi dan kelangsungan produksi, mitra Pertamina diusulkan maksimal sebesar 30 persen, dan BUMD Kalitim maksimal sebesar 10 persen.

Situs resmi Kementerian ESDM edisi Jumat (19/6) menyebutkan, MINPEX telah menyatakan kesiapannya untuk bermitra dengan Pertamina dalam pengelolaan WK Mahakam Pasca 2017. Namun, pihak Total E&P Indonesie belum mengeluarkan keputusan resmi terkait kesertaannya pada pengelolaan Blok Mahakam, 2018 mendatang. (Mulkani)