KANALNEWS.co, Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Toyota New Yaris 2012 facelift yang berlangsung di Gandaria City. Sebagai pemimpin pasar di kelas compact 4×2 medium pada 2011 dengan market share 44 persen, Toyota Yaris 2012 facelift ini mendapat sentuhan-sentuhan baru pada eksterior dan interior. Perubahan baru ini membuat auranya menjadi terlihat agresif dan sporty.

“Kami berupaya terus berinovasi pada New Yaris sebagai apresiasi kepada para konsumen Toyota. Harapannya penyegaran ini sesuai dengan apa yang diinginkan para pelanggan,” tutur Direktur Marketing PT TAM, Joko Trisanyoto dalam sambutannya saat peluncuran Rabu (14/3).

Penampilan barunya mulai dari bumper depan yang didesain ulang lebih enerjik. Demikian pula dengan bumper belakang dan muffler serta side skirt. Untuk interior, desain kemudi diubah menjadi model flat-bottom yang dikombinasi kontrol audio. Kursi, trim pintu hadir dengan dua-warna hitam dan merah. Sementara shift-knob berbalut kulit dengan jahitan merah.

Seperti versi sebelumnya, dilengkapi start-stop engine button, dual airbag di depan. Untuk menghentikan lajunya tersedia rem ABS. Semikian di sektor mesin tidak ada perubahan tetap mengandalkan mesin berkode 1NZFE berkapasitas 1,5-liter yang mampu menghasilkan tenaga 109 hp pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.200 Nm.

Hatchback terbaru Toyota ini dibanderol mulai Rp190.150.000 untuk versi J Manual sebagai varian paling standar. Sementara itu, untuk varian New Yaris J Automatic dilepas Rp200.350.000, E manual Rp199.250.000, E automatic Rp209.450.000, S manual TRD Rp211.650.000. Harga tersebut sedikit mengalami kenaikan dari Yaris generasi sebelumnya. Kenaikan harga tersebut antara Rp3 hingga Rp5 jutaan dan harga sudah OTR Jakarta.

“Kenaikan harga ini kami sesuaikan dengan spesifikasi serta perubahan yang ada pada New Yaris. Karena, perubahan ini cukup membawa New Yaris ini tampil lebih agresif dan agresif,” ujar Joko.

Namun berbeda untuk Yaris varian S Limited TRD Sportivo yang justru turun harga, karena ada pengurangan paket aksesori. Harga semula Rp 246,45 juta, kini turun menjadi Rp 227,95 juta. “Kami juga mengubah suspensi, kini ditiadakan karena konsumen fokus pada penampilan saja,” lanjut Joko.

Untuk mendapatkan harga yang lebih ekonomis, suspensi dan velg juga sudah tidak lagi menggunakan versi TRD. “Para konsumen Yaris lebih menyukai penampilan eksterior yang sporty seperti versi TRD Sportivo,” tegas Joko.

Dengan banyaknya perubahan pada New Yaris itu, TAM menargetkan hatchback terbarunya ini dapat terjual 2.000 unit dalam setiap bulannya di seluruh Indonesia. Meski terdapat kenaikan harga, namun TAM optimis target tersebut dapat tercapai. Apalagi di bulan Februari 2012 lalu, Toyota Yaris berhasil terjual sebanyak 2.575 unit. Hal ini merupakan faktor penjualan tertinggi Toyota Yaris sejak pertama kali diluncurkan pada 2006 lalu.

“Februari lalu, Yaris berhasil menorehkan rekor yang sangat gemilang. Penjualannya tembus diatas 2.500 unit. Namun, untuk New Yaris ini kami targetkan dapat terjual 2.000 unit setiap bulannya. Dan kami optimis target tersebut dapat tercapai, karena New Yaris itu sendiri didukung dengan berbagai perubahan yang menjadikan mobil itu jauh lebih agresif. Yaris akan tetap menjadi pilihan pertama bagi mereka yang memiliki jiwa muda dan sporty,” ujar Joko.

Mengacu data penjualan TAM, total pasar ritel sedan hatchback dua bulan pertama tahun ini turun 6,4% menjadi 13.954 unit. Sementara waktu yang sama tahun lalu, penjualan sedan kategori tanpa buntut ini mencapai 14.924 unit. “Penurunan bukan karena permintaan konsumen menurun, tetapi karena ada gangguan produksi Yaris di Thailand yang. Selain Toyota, Honda juga mengalami masalah yang sama,” terang Joko.

Untuk segmen hatchback medium, total pasar Januari-Februari 2012 turun lebih dalam 19,1% dari 10.216 unit dari sebelumnya 8.259 unit. Banyak merek yang bersaing di merek ini, seperti Toyota Yaris, Honda Jazz, Ford Fiesta, Mazda2 dan Suzuki Swift. Ranoe Nirawan