KANALNEWS.co, Jakarta – Tidak hanya meluncurkan New Dodge Journey, PT Garasindo Inter Global (GIG) sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) pabrikan mobil premium asal negeri Paman Sam, juga memasarkan Jeep yang tetap bermain di segmen SUV (Sport Utility Vehicle). Kali ini giliran produk Wrangler yang mengalami perombakan di tahun 2012 ini.
Mobil legendaris 4×4 yang telah ada sejak tujuh dasawarsa ini mengalami pembaharuan pada detak mekanis dan rangkaian penggerak. “Untuk 2012 ini, ada perubahan pada produk Jeep baru yang dikeluarkan yang terletak pada mesin dan transmisi agar Jeep semakin efisien dan bertenaga,” ungkap ,” ungkap Chief Marketing Officer GIG, Ahmad Rieva Muchsin, saat pemaparan produk dalam peluncurannya di Atrium Senayan City, Jakarta Rabu (7/3).
Wrangler terbaru ini dilengkapi transmisi otomatis yang dulunya 4-speed kini menjadi 5-speed. Sistem 4×4-nya dibekali dengan Command-Trac NV241 part time, 2-speed transfercase bergigi rasio rendah 2,72:1 (untuk tipe Wrangler Sport dan Wrangler Sahara). Khusus untuk varian tertinggi yaitu Wrangler Rubicon, transfercase-nya menggunakan tipe Rock-Track NV241, 2-speed dengan rasio gigi rendah 4,0:1 untuk meningkatkan kekuatan puntir roda-roda saat melahap medan yang sangat berat.
Untuk sektor dapur pacu menurut Rieva, Jeep Wrangler 2012 ini sudah menggunakan mesin bensin Pentastar V6, dengan kapasitas 3,6 liter DOHC. Tenaga yang dihasilkan mencapai 285 tenaga kuda dan torsi puncak 350 Newton meter(Nm). “Kapasitas mesin terbaru ini lebih rendah 200 cc dari model sebelumnya, tetapi memiliki tenaga lebih besar hingga 41 persen. Akselerasi 0-100 km/jamnya juga lebih cepat 3 detik,” ujarnya.
Selain itu Jeep Wrangler 2012 ini juga sudah menggunakan bahan alumunium untuk mengejar penurunan bobot mobil. Dengan menurunnya bobot mobil, maka Wrangler 2012 ini akan lebih irit bahan bakar. “Ini sekaligus untuk mengurangi kerugian mekanis dan mereduksi panas. Dan Wrangler terbaru ini juga menjadi lebih irit 10 persen bahan bakar,” ujarnya.
Sebagai perbandingan, mesin sebelumnya memiliki konsumsi bahan bakar dengan takaran 7 km/liter di dalam kota dan 9 km/liter di luar kota. Dengan mesin Pentastar kini konsumsi bahan bakar Jeew Wrangler menjadi 8 km/liter di dalam kota dan 10 km/liter di luar kota.
Fitur keamanan meliputi Electronic Stability Control (ESC), Hill Descent Control (HDC), Heavy Duty Brake dan Hill Assist Start (HAS) dan sembilan air bags. Fitur-fitur lainnya trail rated artikulasi, manouver ability, water fording untuk memudahkan mobil melewati air tergenang seperti banjir dan fitur Sway Bar Disconnet membuat mobil stabil ketika melewati jalan berlubang.
Jeep juga melakukan perubahan pada pelumasan agar mesin bekerja maksimal dan penyempurnaan saluran buang agar emisi tidak ada yang tersisa di ruang bakar. Untuk tipe-nya sendiri, Jeep Wrangler terbagi dalam tiga jenis utama: Wrangler Sport, Wrangler Sahara dan Wrangler Rubicon. arnanya pun kini bertambah tiga pilihan baru yaitu yellow dozer, orange crush dan black forest green.
Wrangler Sport 2012 terbagi dalam tiga varian: Wrangler Sport X, Wrangler Renegade dan Wrangler Sport Platinum yang ditawarkan dengan harga off the road antara Rp670-755 juta. Khusus untuk Wrangler Sport 4 pintu Platinum bermesin diesel dibanderol Rp795 juta. Wrangler Sahara terbagi dalam pilihan 2 pintu dan 4 pintu dengan banderol harga Rp760 juta dan Rp810 juta, begitu pula dengan Wrangler Rubicon yang dibanderol Rp810 juta dan Rp 865 juta off the road.
Selain varian mesin bensin Jeep Wrangler 2012 juga memiliki pilihan mesin diesel yang juga memiliki banyak permintaan dari konsumen Indonesia. Jeep Wrangler diesel ini menggotong mesin berkapasitas 2.9 liter CRD (common rail diesel) bertenaga 200 hp kekuatan puntir menakjubkan yaitu 460 Nm dari mesin dengan kode produksi ‘Cheetah’.
Rieva menegaskan bahwa mesin diesel baru ini telah disesuaikan dengan standar Euro2 agar dapat menggunakan kualitas bahan bakar solar yang ada di Indonesia.
“Peluncuran varian diesel ini telah direncanakan sejak tahun lalu, namun tertunda kerena masalah kualitas bahan bakar di Indonesia. Setelah mengalami penyesuaian akhirnya kami segera merilis varian Jeep Wrangler Diesel yang telah dinantikan oleh konsumen di Indonesia. Rencananya baru akan hadir paling cepat pekan depan,” ujarnya. Untuk harganya sendiri berkisar antara Rp 670 juta (off the road) sampai Rp 865 juta (off the road). Ranoe Nirawan








































