KANALNEWS.Co, Jakarta – Sebagai upaya untuk mengikuti gaya hidup pemilik kendaraan yang lebih sering kongkow di pusat perbelanjaan, Chrysler Indonesia melalui PT. Garansindo Inter Global (GIG) selaku ATPM Chrysler di Indonesia membuka The First Lifestyle Showroom berkonsep “Integrated Shomroom and Official Merchandise”.
Lifestyle Showroom untuk mobil Chrysler-Jeep-Dodge ini berada di jantung ibukota yakni di EX Plaza Indonesia, Jakarta ini secara resmi dibuka pada Sabtu (7/7). Lifestyle Showroom adalah layaknya gerai otomotif yang menjual kendaraan sebagai barang dagangan utamanya. Namun, gerai milik Chrysler Indonesia ini lain daripada yang lain. Lebih unik, modern, dan yang paling terpenting tidak ada bau oli atau suara bising dari mesin mobil.
“Tujuan dibukanya showroom ini, adalah untuk memudahkan pembeli agar mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang terbaik dan berkualitas dengan desain tempat transaksi yang baru dan berbeda dari showroom mobil lainnya. Dan Chrysler Indonesia menjamin keaslian dan keunikan dari setiap aksesoris dan merchandise yang ada di lifestyle showroom ini,” ujar Chief Marketing Officer PT Garansindo Inter Global, Rieva Muchsin disela-sela promosi gerai barunya.
Gerai Chrysler ke-16 ini merupakan showroom mobil yang mengedepankan unsur mewah dan disesuaikan dengan gaya hidup masyarakat kota saat ini. Jika di showroom mobil pada umumnya Anda hanya bisa melihat beberapa unit mobil yang terpajang di dalam area, di showroom seluas 120 meter ini, selain mobil Anda juga bisa membeli beberapa merchandise original dan original part yang dipamerkan di etalasenya.
“Ini Lifestyle showroom pertama di Indonesia, bahkan Asia Pacific pun belum ada yang membuka showroom Chrysler seperti ini. Sehingga bagi penggemar produk-produk Chrysler mulai dari aksesori hingga apparel bisa langusng memilih di sini,” tambah Rieva.
Ada sekitar 350 item barang untuk merek Chrysler, Jeep, Dodge, dan MOPAR. Semuanya tidak hanya ditawarkan untuk kaum pria saja, tapi juga bagi wanita hingga anak-anak. Di antaranya T-shirt, tempat minum, gantungan kunci, topi, jaket, tas, grill, off-road style, sampai City Cruiser yang langsung didatangkan dari Amerika Serikat.
“Beberapa apparel dibuat sangat terbatas, sehingga para penggunanya benar-benar bangga saat mengenakannya. Semua diimpor dari Amerika. Saat ini total yang kita masukin dari official merchandise sebanyak 350 item,” kata Rieva menjelaskan.
Merchandise yang dijual paling murah seperti saputangan harganya Rp. 45 ribu dan Merchandise paling mahal tas wanita merek Chrysler edisi terbatas dibanderol seharga Rp 9,8 juta. Untuk aksesoris otomotif, Heat reduction hood atau kap mobil Jeep dijual dengan harga lebih dari Rp 36 juta, terbuat dari bahan baja dan bisa mereduksi panas. Aksesoris paling murah tersedia Door Sill Guard Black atau pijakan yang ada di bawah pintu dengan harga Rp526 ribu per pasang.
Meskipun begitu, acara yang disemarakkan dengan kehadiran beberapa artis, seperti Sophia Latjuba, Vicky Shu dan Mike Lewis ini tetap mengutamakan penjualan mobil sebagai produk utama yang dipasarkan. “Tujuan utama kami tetap fokus pada penjualan kendaraan, merchandise dan aksesoris hanyalah sebagai support saja,” kata Rieva.
Managing Director Chrysler Indonesia, Muhammad Al Abdullah menambahkan bahwa sampai akhir tahun, sektor pernik-pernik ini diperkirakan bisa mengumpulkan omzet paling sedikit 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 10 miliar. Karena setiap konsumen yang membeli mobil Chrylser pasti langsung menambah aksesori.
“Ada tiga tipe konsumen, pertama yang baru pertama kali beli Chrysler, kedua medium dan ketiga yang suka tampilan ekstrem,” ujar pria yang akrab dipanggil Memed ini.
Lebih lanjut Memed menjelaskan bahwa untuk tipe konsumen pemula, biasanya mereka beli aksesori kecil seperti pijakkan kaki, lampu tembak sampai tutup tangki bensin. Rata-rata biaya yang dihabiskan minimal Rp 20 jutaan. Tipe menengah, sudah mulai mengganti bemper depan, pegangan pintu dan lain-lain yang nilainya lebih besar. “Biasanya mereka menghabiskan sampai Rp50-100 jutaan sekali belanja,” beber Memed.
Selanjutnya, tipe konsumen ekstrem menginginkan tampilan lebih “hardcore” dengan merubah pelek, snorkle, ban sampai interior bisa menghabiskan dana hingga Rp250 jutaan. “Kalau melihat data sampai Mei (2012), jualan aksesori kita sudah lewat dari 500.000 dollar AS. Untuk Juni atau Juli pasti sudah terlampaui jumlah, sepertinya sampai akhir tahun akan tercapai target segitu (1 juta dollar AS,” tutup Memed.
Menariknya, selama satu bulan pertama, toko ini memberikan promosi potongan harga khusus 20-30 persen, baik untuk pembelian aksesori maupun barang-barang lainnya. (Ranoe Nirawan)








































