KANALNEWS.CO-Jakarta. Perubahan industry dari padat karya menjadi padat modal di kawasan Bekasi, Cikarang dan Cikampek Jawa Barat menjadi penyebab meningkatnya jumlah tenaga kerja asing (ekspatriat) di kawasan itu. Banyaknya jumlah ekspatriat yang bekerja disana membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang nyaman bagi mereka juga meningkat. Hal inilah yang melatari PT.Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) membangun Apartemen Domicilio yang mengambil segmen pasar menengah keatas.
Director of Business Development PT Mutiara Mitra Sejahtera, Robert Yapari kepada wartawan usai peresmian kantor pemasaran dan Show unit Domicilio, Kamis (12/5) di Cikarang Jawa Barat menyatakan, saat ini permintaan property dari kalangan ekspatriat masih sangat besar. Karena jumlah akspatriat di kawasan ini terus meningkat. “Beberapa apartemen dan hotel yang saat ini ada disini dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan tersebut”.
“Bahkan ada satu tower apartemen dan juga satu hotel yang di sewa selama setahun penuh di kawasan ini oleh perusahaan asing untuk tempat tinggal pekerja. Bahkan ada juga rumah-rumah penduduk yang disewakan untuk mereka. Karena belakangan ini memang waktu tempuh perjalanan Jakarta-Cikarang makin lama, sehingga banyak pekerja yang memilih menyewa atau membeli rumah atau apartemen di Cikarang” terang Robert.
Robert menjelaskan peningkatan ekspatriat mulai terasa sekitar tahun 2012, dimana banyak perusahaan padat modal yang tidak menghasilkan limbah, seperti pabrik otomotiv dan elektronik memilih Cikarang sebagai lokasi pabrik mereka. Hal ini membuat tenaga kerja asing meningkat. Sebaliknya usaha padat karya yang menghasilkan limbah banyak yang pindah ke Jawa tengah karena Upah Minimun Regional di Cikarang terus meningkat bahkan sempat lebih tinggi dari Jakarta di tahun 2015 lalu.
“Kami melihat Ekspatriat merupakan pasar yang potensial. Apalagi harga sewa property khususnya apartemen di Cikarang mencapai 2.500 US Dollar per tahun. Sehingga membuat mereka lebih memilih membeli dibanding menyewa. Sebaliknya bagi investor ini menjadi peluang untuk menyewakan propertynya di kawasan ini” ujar Robert.
Tahap pertama Domicilio yang terletak di kawasan Superblock Cikarang Central City ini akan membangun satu tower yang diberi nama Tower Madera. Penjualan akan mulai dilakukan usai lebaran, dengan harga perdana 13 juta meter persegi diharapkan hingga akhir tahun terjual 70 persen. Ada tiga type yang dipasarkan yakni type studio (27m2) 1 bedroom (53m2), dan 2 bed room (73m2). Ditargetkan dalam kurun 2 tahun akan serah terima kunci.
Selanjutnya Domicilio akan menambah dua tower untuk apartemen, serta satu tower untuk hotel kelas bintang 4. Saat ini di kawasan seluas 8,8 hektar ini telah dibangun 188 unit Ruko untuk menengah atas yang dijual sekitar 3 milyar rupiah, dimana 90 persennya atau sekitar 90persen sudah terjual. Diantaranya digunakanu ntuk kantor Bank-Bank terbesar di Indonesia, seperti BRI, Mandiri, BCA dll.
Domicilio yang mengambil tagline, Resort style Living in Cikarang ini, tidak hanya letaknya yang strategis yang terletak di Jalan Raya Cibarusah, yang dekat dengan kawasan, Industri Hyundai, EJIP, Lippo Cikarang dll. Namun juga dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, seperti Sekolah, Rumah Sakit , Pusat Belanja dll. Dan yang terpenting untuk kenyamanan penghuninya menerapkan green building, dimana 70 persen area nya merupakan kawasan hijau terbuka. (FIT).




































