KANALNEWS.co, Jakarta – Pertamina sedikit akan tertolong dengan penambahan alokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM)jenis Solar dari Rp 500 per liter menjadi Rp 1.000 per liter.

Direktur Pemasaran Pertamina M Iskandar mengatakan, penambahan subsidi untuk Solar sedikit akan meringankan keuangan perseroan. Sebab, selama ini Pertamina  nombok untuk mengkondisikan agar harga BBM (subsidi) Premium dan Solar tidak naik sampai tahun 2019.

“Menteri keuangan sudah ngasih tambahan subsidi Rp 500 dalam rangka menstimulus. Itu karena Solar lebih dalam lagi Rp 1.800 per liter,” kata M Iskandar di Jakarta, Rabu kemarin.

Meski demikian, dia enggan menyebutkan seberapa besar uang yang harus dikeluarkan oleh Pertamina selama harga BBM penugasan tidak dinaikkan.

Untuk BBM penugasan jenis Solar, Pertamina harus menanggung margin pembayaran untuk menutupi kekurangan jual Solar yang lebih besar, yakni Rp 1.800 per liter.

“Sampai dengan tahun ini Rp 900-an. Sampai Desember 2017 Rp 900 per liter kali volume 12 jutaan volumenya,” ujarnya.(mul)