Foto tangkapan layar

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menilai arah pemilu kian bergeser. Ia juga menyinggung kekuasaan tidak selamanya langgeng.

Hal itu disampaikan Megawati saat di HUT ke-51 PDIP yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2023).

“Saudara-saudara sekalian, pemilu bukanlah alat elite politik untuk melanggengkan kekuasaan dengan segala cara. Dalam pemilu, pemilihan umum, ada moral dan etika yang harus dijunjung tinggi,” kata Megawati.

Ia menegaskan kekuasaan itu tak selamanya abadi. Sama halnya ketika ia menjadi presiden pada 2001-2004, menurutnya tidak ada ribut-ribut.

“Saya pernah presiden, setelah pemilu ndak ribut saya, ya sudah kalau memang betul rakyat memilih. Kekuasaan itu tidak langgeng loh, yang langgeng Yang Di Atas. Kekuasaan akan berhenti apa pun jabatannya, kan sedih ya,” ujarnya.

Dalam menjelang pemilu 2024, Megawati menilai arah pemilu sudah bergeser. Namun ia bersyukur masih banyak pihak yang memiliki hati nurani.

“Pencermatan saya, akhir-akhir ini sepertinya arah pemilu sudah bergeser, ada kegelisahan rakyat akibat berbagai intimidasi. Namun saya bersyukur ada kekuatan nurani yang berbicara,” katanya menambahkan. (ads)