KANALNEWS.co, Jakarta – Brand bazar denim terbesar di Indonesia akan digelar akhir tahun ini. Pada bazar kali ke 10 ini, Wall of Fades 2018, tak hanya menjual brand loyalan yang ikut pada bazar di tahun sebelumnya. Namun, bazar ini akan diperkaya dengan produk-produk lainya yang bisa Anda dapatkan pada event tahunan Darahkubiru yang akan diselenggarakan 29 November – 2 Desember 2018.
Nicola Christy, Media Officer Wall of Fades 2018, menjelaskan, Wall of Fades, adalah acara tahunan Darakubiru dan komunitas INDIGO – Indonesia Denim Group, yang dikenal sebagai bazar denim (de Nimes) terbesar di Indonesia.
Ditemui usai acara Talkshow dengan tema “Road to A Decade of Work” terkait perjalanan Wall of Fades ke 10 tahun, di Freeware Labs Kemang, Jakarta, Sabtu (17/11), Nicola Christy, lebih jauh menjelaskan, Wall of Fades adalah salah satu lokal brand bazar denim terbesar di indonesia. “Ini adalah kali yang ke 10 kita adakan. Wall of Fades sendiri adalah satu komunitas Darahkubiru. Di komunitas ini adalah kumpulan orang-orang yang mencintai denim,” katanya.
Komunitas ini berkumpul kemudian menciptakan gathering-gathering, dari sini mereka memunculkan ide membikin suatu acara. Melalui acara-acara tersebut, kata Nicola, mereka mengedukasi audiens. “Nah, kegiatan mengedukasi audiens ini tidak terbatas pada komunitas ini saja akan tetapi menjangkau masyarakat yang lebih luas,” kata Nicola Christy.
Nicola juga menjelakan tentang apa bedanya bazar tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. “Pada tahun ini bazar diikuti oleh 10 brand yang berkolaborasi. Jadi, karena ini yang ke 10 tahun, kami mengajak 10 brand berkolaborasi. Kolaborasi ini berbentuk brand-brand terdiri dari brandinium yang tidak saja terbatas pada brand loyalan yang diikutkan pada tahun pertama. Dan, juga tidak semuanya itu brand denim, akan tetapi ada brand berupa baju dan brand aksesoris yang ikut dalam kolaborasi ini,” kata Nicola.
Menurut Nicola Christy, 10 brand kolaborasi ini didesain dan diproduksi secara khusus. “Jadi, 10 produk kolaborasi didesain khusus dan diproduksi khusus dan dijual di Wall of Fades di tahun ini. Jadi, ini kaya edisi terbaru khusus untuk Wall of Fades, begitu,” ungkapnya.
Hal lain yang akan mewarnai event tahun ini, dimana Darahkubiru akan melncurkan majalah Darahkubiru Magazine. “Darahkubiru punya cita-cita untuk merilis magazine pringkat. Tahun ini baru dapat mewujudkan mimpi-mimpi mereka, yaitu merilis isu pertama dari Darahkubiru Magazine,” Nicola menuturkan.
Dan, yang tak kalah menariknya bahwa, main event tahun ini akan menghadirkan bintang tamu dari luar negrai yaitu Ruedi Karrer “Swiss Jeans Freak” dan Robin Denim.
Sementara itu, acara fre-event yang diawlai dengan Talkshow tersebut diatas menghadirkan pembicara Delano Alvin, Chairman Wall of Fades 2018, Panca Hidyat, perwakilan dari INDIGO, Jean Thosan, Head Prodacton of Darahkubiru Magazine dan Rafdal Russel, Head of Operation.
Pada acara tersebut diluncurkan 10 produk kolaborasi Wall of Fades bersama Aye, Bluesville, NBDN, Oldblue, Revolt, Sagara, Tropic Thunder, Orbit Gear, PMP, dan Jackhammer.co. (MUL)







































