KANALNEWS.co, Doha – Klub sepakbola asal ibukota Italia AC Milan sukses menjadi juara Piala Super Italia 2016 (Supercoppa Italiana) usai mengalahkan juara Serie A Italia Juventus dengan skor 4-3 melalui babak adu penalti.

Dengan hasil ini membuat AC Milan mengoleksi tujuh piala Supercoppa Italiana menyamai prestasi Juventus. Sejak pertama kali digelar pada 1988, AC Milan dan Juventus merupakan pengoleksi gelar terbanyak (7 piala) disusul Inter Milan (5) dan Lazio (3).

Kedua tim sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 selama 2 x 45 menit dan babak tambahan waktu 2 x 15 menit pada laga final yang digelar di Al-Sadd Stadium, Doha, Qatar, Jumat waktu setempat atau Sebtu (24/12/2016) dinihari waktu Indonesia.

Empat dari lima penendang penalti AC Milan yaitu Bonaventura, Juraj Kucka, Suso dan Pasalic berhasil menuntaskan tugasnya. Gianluca Lapadula menjadi satu-satunya pemain I Rosonerri yang tendangan penaltinya gagal berbuah gol.

Sementara dua penendang Juventus, Mario Mandzukic dan Paolo Dybala, gagal mengeksekusi penalti sehingga piala Supercoppa Italiana dipastikan menjadi milik AC Milan.

Adu penalti terpaksa digelar setelah kedua tim bermain seri 1-1 selama 120 menit. Juventus unggul lebih dahulu berkat gol sundulan Giorgio Chiellini namun skor berubah imbang 1-1 setelah penyerang AC Milam, Giacomo Bonaventura, menyamakan kedudukan jelang babak pertama berakhir.

Jalannya pertandingan

Pada babak pertama, Juventus yang bermain menyerang unggul lebih dahulu melalui gol yang dicetak Chiellini pada menit ke-18. Gol itu bermula dari tendangan penjuru Miralem Pjanic yang mengarah akurat ke kepala bek timnas Italia itu.

Namun hanya berselang 20 menit atau tepatnya pada menit ke 38, AC Milan mampu menyamakan kedudukan melalui aksi Giacomo Bonaventura yang menyambut umpan silang melengkung yang dilepaskan Suso menggunakan kaki kiri dari sisi sayap sehingga skor 1-1 bertahan hingga jeda babak pertama.

Pada babak kedua, kedua tim sama-sama memainkan taktik yang lebih menyerang sehingga beberapa peluang tercipta. AC Milan nyaris unggul jika tendangan Romagnoli yang bekerjasama denga Suso tidak membentur tiang gawang Juventus di menit 58. Juventus kemudian berbalik menyerang dari sepakan jarak jauh bekas gelandang Real Madrid, Sami Kheidira, yang mengarah tepat ke gawang AC Milan, beruntung bisa ditepis kiper Donnarumma pada menit 60.

AC Milan yang mengeksploitasi sisi sayap kiri Juventus kembali berkesempatan mencetak gol. Suso yang berhasil melewati bek Juventus, Evra, langsung melepaskan umpan diagonal ke mulut gawang Milan, sayang Carlos Bacca yang berdiri bebas tak bisa menggapai bola itu pada menit 62.

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, melakukan penyelamatan gemilang dengan menghentikan tandukan Carlos Bacca yang menerima umpan silang Suso pada menit 84. Skor 1-1 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2×15 menit. AC Milan langsung menggempur Juventus lewat kombinasi serangan Suso dan Bonaventura pada menit 93, beruntung arah bola yang tertuju kepada Bacca mampu dihentikan Buffon.

Juventus sempat menciptakan gol dari aksi bek kiri, Patrice Evra, yang overlap hingga ke wilayah pertahanan AC Milan. Namun bek asal Prancis itu urung melakukan selebrasi karena gol tidak disahkan wasit karena offside pada menit 111.

Paulo Dybala membuang peluang emas saat berada di mulut gawang AC Milan karena sepakannya melambung pada menit 117. Skor seri 1-1 bertahan selama 120 menit sehingga laga dilanjutkan ke babak adu penalti yang dimenangkan AC Milan.

Statistik pertandingan dari situs resmi Liga Italia mencatat Juventus memiliki 48 persen penguasaan bola berbanding 52 persen dari AC Milan. Juventus melepaskan 10 tendangan ke gawang, sementara AC Milan hanya enam.

Berikut susunan pemain kedua tim :

Juventus: Buffon (GK), Lichtsteiner, Rugani, Chiellini, Alex Sandro (Evra), Khedira, Marchisio, Sturaro (Lemina), Pjanic (Dybala), Higuain, Mandzukic.
AC Milan: Donnarumma (GK), Abate (Antonelli), Paletta, Romagnoli, De Sciglio, Kucka, Locatelli (Pasalic), Bertolacci, Suso, Bacca (Lapadula), Bonaventura.
Wasit: Damato. (Herwan)