Oleh: Ali Usman
KANALNEWS.co – Meski proses naturalisasi pemain belakang asal Belanda, Raphael Guiellermo Maitimo belum rampung, namun pihak manajemen tim nasional (timnas) Indonesia telah memberangkatkan pemain berdarah Maluku tersebut bersama rombongan timnas ke Malaysia.
Rombongan timnas saat ini telah berada di Kuala Lumpur untuk menghadapi laga perdana melawan Laos yang akan digelar 25 November mendatang. Maitimo yang sebelumnya disebutkan tak bisa disertakan ke Malaysia, ternyata ikut juga bersama rombongan lainnya.
Timnas yang akan mengarungi ketatnya persaingan Piala AFF 2012 saat ini berjumlah 23 pemain, termasuk Maitimo yang masih menunggu proses naturalisasi. Skuad Garuda yang turun di ajang AFF kali ini telah bertolak dari bandara Soekarno-Hatta pagi tadi (Rabu, 21/11/2012) dan telah berada di Malaysia.
“Ya, kami sudah sampai di Malaysia siang ini. Semua pemain kami bawa termasuk Maitimo. Biar dia juga bisa turut serta latihan di sini,” ujar pelatih kepala timnas, Nil Maizar saat dihubungi dari Jakarta.
Menurutnya, Maitimo kemungkinan akan kembali diterbangkan ke Jakarta untuk menyelesaikan proses naturalisasi yang sedang dijalaninya. “Nanti pas di sumpah, Maitimo akan balik ke Jakarta lagi. Pulang pergi ke Indonesia dan Malaysia,” jelas Nil Maizar.
Selama persiapan menghadapi pertandingan pertama melawan Laos, skuad Garuda rutin berlatih dua kali dalam sehari. Mereka saat ini fokus latihan untuk mematangkan lini per lini. Setiap pemain juga diberi kesempatan untuk memaksimalkan umpan-umpan pendek, crossing dan finishing.
Indonesia tergabung dalam grup B bersama Laos, Singapura, dan juara bertahan Malaysia yang menjadi salah satu tuan rumah. Bambang Pamungkas Cs akan melakoni pertandingan pertamanya di Grup B dengan menghadapi Timnas Laos pada 25 November.
Sementara tiga hari kemudian, Indonesia akan ditantang Singapura, dan bakal menghadapi tuan rumah Malaysia pada 1 Desember mendatang. Untuk bisa menyiasati keadaan demi tembus ke babak berikutnya, skuad Garuda harus bisa memaksimalkan dua laga awal sebelum bertemu Malaysia.*




































